Ketik disini

Headline Sumbawa

Politisi PPP Ancam Lapor ke KPK

Bagikan

MATARAM – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung baru di Rumah Sakit Manambai Abdul Kadir (RSMA) mendapat sorotan dari Komisi IV DPRD NTB. Mereka mendesak Kejari Sumbawa mengusut tuntas pembangunan tiga gedung tersebut.

Ketua Komisi IV Nurdin Ranggabarani mengatakan, pihaknya telah mendengar kejaksaan tengah mengumpulkan data (puldata) terkait gedung baru di RSMA. Karena itu, pihaknya mempertanyakan kelanjutan dari apa penanganan tersebut.

a�?Bagaimana kesimpulan terkait puldata itu?,a�? tanya Nurdin, kemarin (9/6).

Ia mengaku, dari hasil tinjauan beberapa waktu lalu, pengerjaannya sangat tidak layak. Untuk itu, pihaknya ingin mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kasus tersebut.

a�?Kami juga mendorong pihak kejaksaan untuk mempercepat proses puldata itu. Sebab, masyarakat menunggu seperti apa kesimpulannya,a�? tegas dia.

Nurdin berjanji, pihaknya akan turun lagi untuk memastikan pembangunan tiga gedung baru itu. Karena, setiap dikroscek pihak RSMA selalu melaporkan tengah memperbaikinya. A�Ia pun mempertanyakan perbaikan tersebut. Mengingat, masa pembangunannya sudah lewat.

a�?Waktu dan masa pemeliharaan sudah lewat. Apa lagi (yang diperbaiki) sekarang,a�? kata PPP ini.

Ia menegaskan, pihaknya tidak ingin tiga gedung baru tersebut dikerjakan tidak sesuai ketentuan. Sementara, anggaran yang dihabiskan cukup besar. Ia pun mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas.

a�?Hal seperti ini tidak bisa disembunyikan. Apapun yang terjadi dalam proyek itu juga tidak bisa ditutup-tutupi,a�? tegas dia.

Jika Kejari Sumbawa tidak mampu menangani kasus tersebut, Nurdin berkoar akan membawa ke Kejati dan Polda NTB.

Bahkan, ia mengancam akan menyodorkan laporan pembangunan RSMA ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

a�?Kalau tidak bisa di Kejari Sumbawa, kami bawa ke Kejaksaan Tinggi NTB. Kalau tidak bisa juga, akan kami bawa ke Polda NTB. Bahkan bisa sampai ke KPK,a�? gertak Nurdin. (run/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *