Ketik disini

Selong

Ramadan, Pendaki Asing Tetap Sesaki Rinjani

Bagikan

SELONG – Bulan Ramadan membuat sebagian besar pendaki lokal memilih menunda pendakiannya di A�Gunung Rinjani. Sebaliknya para pendaki asing tak terpengaruh dengan hal tersebut.

a�?Bisa dibilang pendaki lokal tak ada, tapi asing tetap padat,a�? kata Kepala Resor TNGR Sembalun Mustaan, kemarin.

Pantauannya pada tiga hari awal puasa menunjukkan jumlah pendaki asing selalu melebihi 130 orang setiap harinya. Jumlah tersebut dapat dikatakan sama banyaknya dengan saat sebelum Ramadan tiba.

Itulah yang membuat banyak porter memutuskan tetap bekerja, karena melihat potensi pundi rupiah yang bisa diraih.

a�?Pastinya saat itu mereka tidak puasa, karena tak akan sanggup,a�? jelasnya.

Saat ditanya mengenai harga tiket, hingga kini masih diberlakukan aturan lama. Untuk setiap trip pendakian perorang dikenakan Rp 150 ribu.

Edaran pimpinannya yang menghendaki tarif mengikuti PP 12/ 2014 yang menyebutkan biaya pendakian Rp 150 ribu perhari bukan pertrip belum bisa diterapkan. a�?Masih banyak yang menentang dan protes, jadi kami pelan-pelan dulu,a�? katanya.

Sebelumnya Balai TNGR sudah mengeluarkan edaran yang mengatakan akan mengikuti aturan tarif yang tertuang dalam peraturan resmi. Dengan biaya Rp 150 ribu perhari, jika pendakian berlangsung tiga hari, maka harus membayar Rp 450 ribu. Hal itu rencananya mulai diberlakukan awal Juni 2016.

a�?Itu aturan yang sebenarnya,a�? kata Kepala Balai TNGR Agus Budi Santoso, beberapa waktu lalu. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys