Ketik disini

Metropolis

Uang Receh Mulai Diburu

Bagikan

MATARAM – Memasuki bulan puasa dan jelang lebaran. Kebutuhan uang pecahan kecil meningkat. Hal ini terlihat dalam antrian penukaran uang di Lapangan Sangkareang, kemarin (9/6).

Warga nampak antusias. Mereka antre satu per satu untuk menukar uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu menjadi Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu.

Deputi Kepala PerwakilanA� Bank Indonesia (BI) NTB Hobby Krisnawan menjelaskan, BI membuka layanan penukaran uang kepada masyarakat melalui layanan kas keliling dari tanggal 6-30 Juni, di lapangan Sangkareang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan uang pecahan kecil menjelang lebaran. Selain melalui kas keliling, BI juga mewajibkan setiap kantor bank melakukan hal yang sama. Melayani penukaran uang kepada masyarakat.

Menurut Hobby, pelayanan keliling ini rutin dilakukan. Tetapi selama puasa dan jelang lebaran, BI lebih intens dengan membuka pelayanan mulai hari Senin hingga Kamis, pukul 09.30-14.00 Wita. Sementara hari Jumat dan Sabtu tidak ada pelayanan keliling.

a�?Biasanya jelang lebaran kebutuhan (uang pecahan) meningkat, untuk bagi-bagi hol mereka butuh pecahan mulai Rp 2000 sampai Rp 20.000,a�? ujarnya.

Untuk keamanan, BI bekerjasama dengan polisi. Penukaran uang ini dijaga ketat aparat sehingga warga tidak perlu khawatir. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat tetap waspada. Jika uang dalam jumlah besar risikonya besar, maka lebih baik ditukar langsung ke bank saja.

Selain risiko perampokan, BI juga mencegah agar uang palsu masuk, caranya dengan menyebarkan brosur kepada masyarakat. Sehingga warga bisa membedakan mana uang yang asli dan mana yang palsu.

a�?Kalau transaksi dalam jumlah besar sebaiknya melalui non tunai. Sehingga lebih aman dan efesien, tidak berisiko dari kejahatan dan uang palsu,a�? imbuhnya. (ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *