Ketik disini

Metropolis

Jangan Jadi Korban Trend

Bagikan

MATARAM – Banyak perempuan muslim yang kini menggunakan jilbab berawal dari hanya sekadar coba-coba dan ikut-ikutan.

Hal ini menurut Diaul Jannah Zaenudin, salah seorang pegawai Pemkot Mataram, sah-sah saja. Namun, ia berharap jangan sampai orang yang sudah mulai berjilbab kemudian melepaskan jilbabnya karena menganggap jilbab sudah tidak trend.

a�?Bulan Ramadan seperti ini, banyak orang yang tiba-tiba memilih menggunakan jilbab. Menurut saya itu positif. Tapi jangan sampai nanti setelah Ramadan dibuka lagi jilbabnya,a�? katanya.

Dijelaskan Lulu, menggunakan jilbab karena trend itu tidaklah salah. Yang menjadi masalah adalah ketika melepas jilbab hanya karena mengikuti trend. Karena ia menegaskan semua perempuan muslim itu diwajibkan menggunakan jilbab.

Ia mengungkapkan seorang perempuan muslim tidak perlu khawatir kalau jilbab akan mengurangi kecantikan atau mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

Karena, ia sendiri sudah membuktikan dengan berjilbab tidak akan menghalangi seseorang untuk melakukan apapun dan menjadi siapapun.

Misalnya saja dirinya, yang tetap tampil percaya diri menjadi seorang penyanyi meski tetap menggunakan jilbab. a�?Kadang aku suka nyanyi ngisi acara di kafe-kafe gitu.

Misalnya di Kafe Serena, ngisi hiburan acara pemerintahan, bahkan pernah ditawarin nyanyi di Senggigi saat perayaan tahun baru. Saya enjoy aja kok nyanyi dan nggak ada masalah dengan jilbab,a�? ungkapnya.

Sehingga, ia merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan bagi seorang perempuan muslim untuk konsisten memilih terus berhijab.

a�?Jilbab itu membuat kita bisa lebih dihormati dan menghilangkan kesan kita sebagai cewek penggoda. Jadi nggak perlu labil untuk menggunakan jilbab,a�? pungkas perempuan yang memiliki senyum manis ini. (ton/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *