Ketik disini

Headline Metropolis

Pemprov Miskin Inovasi

Bagikan

MATARAM – Operasi pasar masih menjadi senjata andalan pemerintah dalam mengendalikan kenaikan harga. Terutama selama bulan Ramadan ini. Pemprov NTB pun sudah mengagendakan operasi pasar mulai tanggal 20-27 Juni mendatang.

a�?Operasi pasar kita lakukan bersama pemerintah kabupaten/kota,a�? kata Kepala Biro Ekonomi NTB Manggaukang Raba, kemarin (10/6).

Khususnya untuk wilayah Kota Mataram, operasi pasar dilakukan di sejumlah titik. Mulai dari Kecamatan Sandubaya, Ampenan, Cakranegara, dan Mataram. Operasi pasar tersebut melibatkan sejumlah distributor dan retail.

a�?Tentunya operasi pasar ini untuk mengantisipasi para spekulan sehingga bisa menekan harga di pasar,a�? kata Manggaukang.

Namun, seberapa efektifkah operasi pasar tersebut? Kenyataannya, hingga kini, harga komoditas utama di sejumlah pasar tradisional masih tinggi. Ini juga dikeluhkan oleh para konsumen. Senjata operasi pasar yang menjadi andalan pemerintah terbukti tak ampuh.

Pantauan Lombok Post, harga komoditas utama selama Ramadan ini masih terpantau tinggi. Khususnya, untuk harga daging pun masih dipatok di kisaran Rp 120 ribu per kilo untuk daging kualitas satu dan sekitar Rp 100 ribu per kilo untuk daging kualitas dua. Padahal, instruksi presiden jelas menyebutkan harga daging harus turun hingga Rp 80 ribu per kilo.

a�?Harga gula juga masih tinggi, sampai Rp 15 ribu per kilo dari biasanya Rp 12 ribu. Padahal, kita kan kalau puasa banyak masakan atau minuman yang manis-manis,a�? keluh Haryati, pembeli di pasar Kebon Roek, kemarin(10/6).

Ia berharap, ada langkah lebih nyata dari pemerintah untuk ikut andil menekan lonjakan harga pasar, khususnya untuk komoditas utama.

Misalnya, untuk daging diharapkan bisa turun sebagaimana instruksi presiden. Karena daging sangat diminati masyarakat selama Ramadan sebagai salah satu sumber utama energi.

a�?Bagaimana mungkin operasi pasar di beberapa tempat saja bisa berpengaruh. Buktinya sekarang kan harga tinggi. Semoga pemerintah ada langkah-langkah solutif yang lebih cerdas,a�? harapan Ratna, pembeli lainnya.

Operasi pasar tersebut dinilai hanya bersifat sementara. Apalagi, jangkauan pemerintah untuk itu sangat terbatas. Seharusnya Pemprov menyiapkan strategi jangka panjang. Misalnya, jauh hari, harus dipastikan ada penambahan pasokan kebutuhan bahan pangan pokok untuk Ramadan. (uki)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *