Ketik disini

Sportivo

Renang Ingin Segera Masuk Pelatda

Bagikan

MATARAM – Lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat (Jabar) dengan wild card alias jatah dari Pengurus Besar (PB)-nya, cabang olahraga (cabor) renang tetap melakukan persiapan seperti cabor lain.

Meski secara resmi belum melakukan program Pelatda (masih menunggu keputusan KONI NTB), namun cabor terukur ini sudah melakukan latihan intensif sejak awal Januari 2015 lalu.

Binpres Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) NTB Ahmad Musafak mengungkapkan saat ini pihaknya masih menggelar pemusatan latihan secara mandiri.

Dirinya pun berharap untuk memaksimalkan persiapan, KONI NTB harus segera berperan aktif dalam pembinaan atletnya.

a�?Sebenarnya tidak ada masalah kami melakukan pelatda mandiri.

Tapi ini soal kebersamaan, jadi atlet dan pelatih (renang) harus dirangkul agar merasa menjadi bagian tim NTB di PON,a�? terangnya, kemarin(10/6).

Musafak berharap untuk tiga cabor (renang, selam dan senam) yang lolos ke PON dengan wild card, segera melakukan pelatda secara resmi. Karena merupakan hak atlet dan pelatih untuk menjadi bagian dari kontingen NTB di PON nanti.

a�?Tentunya kami berharap bisa secepatnya masuk pelatda resmi dari KONI. Saat ini pendanaan latihan masih ditanggung Pengprov PRSI NTB,a�? tuturnya.

Persiapan pun terus dimaksimalkan sejak dini. Musafak menambahkan, di PON nanti, atlet tunggalnya Putri Angkie akan tampil lebih baik dari Pra-PON. Meski sulit, pihaknya telah menargetkan meraih medali.

a�?Kami tentunya menginginkan prestasi di PON nanti lebih baik di Pra-PON,a�? tukasnya.

Rencana KONI NTB mengakomodir tiga cabor masuk pelatda sudah dibahas dalam rapat anggota bulan Mei lalu.

Namun hingga sekarang keputusan tersebut masih digantung. Binpres KONI NTB Wibowo Budi Santoso sebelumnya mengatakan, kepastian masuknya renang, selam, dan senam menjadi bagian pelatda tinggal menunggu surat keputusan. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *