Ketik disini

Bima - Dompu Headline

Kajari Isyaratkan Sudah Kantongi Tersangka

Bagikan

BIMA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Raba Bima mengumbar janji akan menuntaskan kasus dugaan korupsi di Satpol PP Kabupaten Bima. Penanganan kasus dugaan korupsi anggaran Rp 5 miliar tahun 2014 itu progresnya cukup bagus.

Mereka bahkan segera menetapkan tersangka. Langkah itu akan ditempuh setelah ada hasil audit dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) Perwakilan NTB.

”Kalau hasil audit BPKP sudah keluar, segera kita tetapkan tersangka,’’ kata Kajari Raba Bima Eko Prayitno kepada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin (13/6).

Menurut Eko, segela kebutuhan penyelidikan perkara tersebut sudah lengkap. Dari dokumen pengelolaan keuangan Satpol PP Kabupaten Bima, pihaknya menemukan ada banyak dugaan penyimpangan.

”Menurut kita dokumen penyelidikan sudah lengkap. Mulai dari keterangan saksi maupun alat bukti,’’ sebutnya.

Eko menjelaskan, semua dokumen dan berkas hasil penyelidikan itu sudah diekspose bersama BPKP beberapa waktu lalu. Namun, hasil perhitungan kerugian negara dari audit BPKP belum diketahui.

”Kita tunggu kerja BPKP. Dari hitungan kita sementara, kerugian negara sekitar Rp 2 miliar,’’ sebutnya.

Kerugian itu ditemukan dari sejumlah item kegiatan di Satpol PP Kabupaten Bima. Seperti, pengadaan kain, anggaran makanan, dan dana operasional anggota Pol PP.

”Kita menduga semua kegiatan itu difiktifkan,’’ duganya.

Selain kasus dugaan korupsi Satpol PP, sejumlah kasus korupsi lainnya juga akan dituntaskan. Seperti, kasus dugaan korupsi Kebun Kopi Tambora, Alkes, Sumur bor dan lain-lain.

”Masih banyak tunggakan kasus korupsi yang belum kita tuntaskan.  Itu akan kita selesaikan satu persatu,’’ pungkasnya. (dam/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *