Ketik disini

Headline Pendidikan

NTB Diurutan Kedua Mau Jadi Petani Modern

Bagikan

MATARAM – NTB berada diposisi kedua setelah Jawa Timur yang animo lulusan SMA masuk ke sekolah tinggi bidang pertanian cukup tinggi. Tercatat 53 siswa yang melanjutkan ke Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian (STPP) Malang Jawa Timur. a�?Animo lulusan melanjutkan ke STPP Malang meningkat dibandingkan tahun lalu,a�? kata Panitia Pusat Dr Tatang Suryadi, kemarin (13/6).

Lulusan SMA yang daftar pada STPP Malang Jatim melaksanakan tes di SMKPP Mataram. Ada yang tes kesehatan bagi peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur undangan dan PNS. Sementara tes tulis bagik peserta yang ikut pada jalur umum.

Tatang mengungkapkan, meski provinsi Jatim paling tinggi masuk STPP Malang, namun tidak semua peserta berasal dari Jatim. a�?Banyak dari luar daerah yang daftar melalui provinsi Jatim. Tidak seperti NTB pesertanya dari NTB semua,a�? imbuhnya.

Ia mengatakan, peserta dari NTB yang mendaftar di STPP MalangA� dari tiga jalur sebanyak 53 orang. Rinciannya satu orang jalur PNS, 12 orang jalur undangan dan sebanyak 39 orang melalui jalur umum. a�?Jalur umum akan mengikuti tes tulis selama dua hari mulai sekarang,a�? ucapnya.

Ia mengatakan, dua jalur seperti PNS dan undangan tidak begitu saja diterima. Melainkan, peserta harus mengikuti tes kesehatan. a�?Kalau dia (peserta) buta warna maka bisa gugur,a�? terangnya.

Untuk tes tulis sendiri lanjung Tatang, soalnya langsung dari pusat. Tes tulis meliputi tes bahasa Inggris, bahasa Indonesia, dan tes bidang pertanian. Peserta dinyatakan lulus berdasarkan hasil tes tulis ini. a�?Kalau nilainya bagus maka bisa saja lulus,a�? sebutnya.

Persentase kelulusan di STPP Malang sesuai dengan jumlah pendaftar. Banyak pendaftar semakin banyak persentase kelulusan. a�?Kami berharap NTB banyak yang diterima,a�? ujarnya.

Tatang mengatakan, jumlah peserta diterima di STPP Malang bisa saja jumlahnya besar. Asalkan ada kerja sama. Seperti dengan pemerintah daerah.

Ia mencotohkan, jika NTB melakukan kerja sama dengan STPP Malang maka akan ada kuota khusus untuk peserta asal NTB yang dibiayai pemerintah daerah pemerintah tersebut. a�?Anggaran Kementerian Pertanian terbatasuntuk membiayai jumlah mahasiswa di STPP Malang. Semua yang kuliah di gratis,a�? sebutnya.

Sementara itu Kepala SMKPPN Mataram HL Basri mengatakan, animo lulusan SMA melanjutkan ke STPP Malang tahun ini meningkat. Bukan hanya dari SMKPP saja yang daftar, namun banyak dari sekolah umum. a�?Tapi yang diprioritaskan lulusan SMKPP,a�? kata Basri.

Calon mahasiswa yang diterima di STPP Malang buka hanya mengedepankan akademik saja, melainkan juga kesehatan. Tenaga penyuluh terampil ini harus sehat jasmani. Tidak boleh sakit. a�?Penyuluh harus kuat,a�? singkatnya.

Minat siswa masuk STPP Malang harus digenjot. NTB yang memiliki daerah pertanian cukup luas harus memiliki tenaga penyuluh pertanian terampil dan menengah. Petani tidak lagi memikirkan konsep pertanian metode lama. Namun harus mengedepankan teknologi. (jay)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *