Ketik disini

Metropolis

Visitasi Dulu, Baru ke Klinik Ya!

Bagikan

MATARAMA�– Sekda Provinsi NTB H Rosiady Sayuti melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUP. Ini guna memastikan pasien tetap terlayani sebagaimana mestinya. Terutama untuk menindaklanjuti temuan Ombudsman beberapa waktu lalu yang menyebutkan banyak dokter di rumah sakit plat merah tersebut yang tidak disiplin.

a�?Sudah kita konfirmasi apa persoalannya, yang ternyata memang jadwal mereka, sebelum ke klinik harus visitasi ke pasien-pasien yang dirawat inap,a�? kata Rosiady.

Sekda yang juga ditemani Plh RSUP NTB dr. H. Lalu Fikri mengunjungi beberapa ruangan dan poli. Sekda juga memastikan pelayanan pasien tidak harus sibukkan dengan urusan administrasi. Memastikan hal tersebut, Rosiady meninjau ruangan BPJS.

Di ruangan tersebut, sekda berbincang dengan beberapa staf BPJS terkait klaim oleh masyarakat. Selanjutnya sekda meninjau poli jantung yang diteruskan ke ruang NICU. Di ruangan tersebut Sekda menggali informasi terkait beberapa pasien tidak mampu. Selanjutnya, sekda bergerak menuju ruang pelayanan.

Plh RSUP NTB dr. H. Lalu Fikri menyampaikan kekurangan tenaga, baik dokter maupun perawat, sehingga saat pembagian tugas masih mengalami kendala. a�?Berdasarkan temuan dan wawancara saya dengan pasien dan perawat, menurut saya, kita perlu tenaga non medis di rumah sakit ini untuk membantu pasien-pasien, khususnya pasien BPJS. Sehingga, mereka tidak lagi dibebani urusan-urusan administrasi,a�? jelas Sekda saat itu.

Sekda menjelaskan, tenaga non medis atau social workers tersebut akan bertugas mengurus segala administrasi yang berkaitan dengan BPJS. Baik rujukannya maupun administrasi-administrasi lain sebagai syarat untuk pembayaran klaim BPJS. Hal ini juga sesuai dengan yang disampaikan para perawat bahwa mereka selalu disibukkan dengan urusan administrasi BPJS. Sementara pelayanan terhadap pasien sedikit mangalami hambatan.

a�?Ini yang akan saya bicarakan dengan BPJS dan Dinas Sosial. Selain itu, perlu ada mekanisme pembiayaan terhadap pasien-pasien yang tidak bisa diklaim oleh BPJS atau tidak bisa dibayar BPJS, namun faktanya mereka berasal dari keluarga miskin,a�? ungkap orang nomor satu di Pramuka NTB tersebut.

Lebih lanjut Sekda menyampaikan beberapa perkembangan palayanan kesehatan di rumah sakit tersebut. Terutama fasilitas kesehatan yang dibutuhkan.

a�?Rumah sakit ini sedang kita persiapkan, dari tipe B ke tipe A. Sehingga, tahun 2018 sudah rampung. Semua perkembangan ini akan saya laporkan ke Bapak Gubernur,a�? pungkasnya. (uki/van/r9)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *