Ketik disini

Praya

Poltekpar Lombok Adopsi Model Pendidikan Swiss

Bagikan

PRAYA – Bagi para lulusan SMA-sederajat yang masih bingung mencari perguruan tinggi Politeknik Pariwisata Negeri  Lombok bisa menjadi pilihan. Pasalnya kampus tersebut membuka pendaftaran perdana mahasiswa baru hingga 15 Juli mendatang. Selain sebagai satu-satunya perguruan tinggi negeri khusus pariwisata di NTB, Poltekpar punya keunggulan tersendiri. Yakni mengadopsi metode pembelajaran internasional.

“Model pendidikan di Swiss  diadopsi terkait aktivitas belajarnya atau disiplinnya. Nanti Swiss akan bantu sejumlah pelatihan untuk tenaga pengajar,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB H. Lalu Moh. Faozal  yang juga PLt Direktur Poltekpar Lombok.

Dukungan dari Swiss ini dikukuhkan dengan kunjungan Duta Besar Indonesia untuk Swiss Linggawati Hakim dan President and Chairman of the Board of Director IMI Switzerland, Heinz Charles Burki beberapa waktu lalu. Mereka hadir ke Mataram dan lokasi pembangunan kampus Poltekpar di Puyung, Lombok Tengah.

“Kita ingin memberi bekal imu yang terbaik bagi mahasiswa sehingga kelak mampu berbicara banyak dalam mengembangkan industri pariwisata kita,” sambung Faozal.

Saat ini Pemprov NTB telah menyiapkan 23 hektare lahan untuk membangun kampus tetap di Loteng. Sementara itu Kementerian Pariwisata akan mendukung anggaran sekitar Rp 70 miliar.  Namun demikian untuk sementara Poltekpar akan menggunakan Balai Diklat di BKD NTB sebagai kampus termasuk tempat pendaftaran mahasiswa.

Tahun pertama ini Poltekpar Lombok menerima mahasiswa sebanyak 120 orang untuk empat jurusan. Yakni, Diploma Empat (D4) Pengaturan perjalanan, Diploma Tiga (D3) Seni Kuliner, D3 Tata Hidangan dan D3 Divisi Kamar.

 “Jadi kami persilakan bagi yang berminat untuk mendaftarkan diri,” ujarnya. (zul/r3/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *