Ketik disini

Politika

Suhaimi Dorong Masyarakat Perkuat Toleransi

Bagikan

MATARAM – Senator DPD RI H. Lalu Suhaimi Ismy mendorong masyarakat NTB memperkuat rasa toleransi. Momentum puasa Ramadan dinilai harus dimanfaatkan maksimal sebagai upaya memperkuat rasa toleransi antara masyarakat.

Tidak saja toleransi dalam agama seperti saling menghormati keyakinan dan ibadah antara umat beragama. Tetapi lebih pada sikap toleransi secara sosial kemasyarakatan.

Artinya, membangun komunikasi yang baik sehingga terciptanya hubungan yang harmonis antara sesama warga negara Indonesia.

Hal itu disampaikan Suhaimi saat menyosialisasikan empat pilar MPR RI di Ponpes Saadiyah, Tongkek, Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, Senin (13/6).

Kegiatan itu dihadiri ratusan warga dan melibatkan tokoh agama, masyarakat, pemuda, LSM, serta penjabat pemerintahan.

a�?Toleransi dapat berupa rasa saling menghormati antara masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa kepada yang sedang menjalankan ibadah puasa,a�? tegasnya, kemarin (14/6).

Mantan Kepala Kanwil Kemenag NTB itu mengatakan, bila rasa pengertian itu terpupuk dengan baik, maka akan menciptakan suasana tenang dan tentram di tengah masyarakat. Bahkan, yang sedang menjalankan ibadah puasa pun akan lebih khusyuk.

Dia juga menyoroti razia warung saat bulan puasa Ramadan yang akhir-akhir ini menjadi viral di media sosial.

Menurut dia, jika Ramadan harus mencerminkan suasana ibadah yang baik, maka tidak perlu ada pemaksaan yang diimbangi dengan saling pengertian yang tidak berujung pada kesalahpahaman.

Kebhinekaan yang dimiliki Indonesia harus dimaknai sebagai berkah tersendiri karena menjadi sendi penguat bagi kesatuan bangsa.

a�?Seperti sebuah mozaik yang tersusun indah, begitulah gambaran NKRI,a�? paparnya.

Suhaimi meyakini jiwa Pancasila akan tertanam dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai Pancasila, kata dia harus diamalkan semaksimal mungkin.

a�?Mari kita perbaiki lingkungan kita dengan ahlak yang baik sehingga NTB menjadi daerah yang maju,a�? ungkapnya. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *