Ketik disini

Dialog Ramadhan

Mewariskan Kebaikan

Bagikan

Assalaamua��alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah penguasa jagat raya ini atas semua nikmat dan karuniaNYa. Dalam keadaan susah maupun senang, dalam keadaan miskin apalagi dalam keadaan lapang atau kaya, yang terpenting Allah swt memberikan kita nikmat iman dan islam. Selawat dan salam kepada Rasulullah saw juga kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Pembaca Rahimakumullah

Selain kita banyak belajar dari masa lalu, saat ini adalah saat yang mahal dan paling berharga. Sebab, saat inilah yang sedang kita miliki dan jalani. Sedangkan yang lalu kita belum mengetahui apakah amal-amal kita diterima atau tidak, atau sebagiannya ada yang ditolak.

Lebih-lebih masa yang akan datang, karena sedikitpun tidak bisa dipastikan apakah kita dapat menjalaninya dengan pasti, sebab kematian dapat mencegahnya suatu saat.

Mengingat hal di atas, maka setiap orang harus memastikan dirinya untuk berbuat baik saat ini sekecil apapun wujudnya, demikian pula dengan ucapan dan berperilaku.

Pembaca Rahimakumullah

Kebaikan lahir dari kepahaman dan pengetahuan terhadap nilai-nilai yang diajarkan oleh agama, sebagaimana yang dijelaskan oleh Rasulullah: a�?Barang siapa yang dikehendaki oleh Allah kebaikan, ia diberi kepahaman dalam agama.a�? Paham akan ajaran dan menghayatinya kunci utama seseorang untuk berbuat baik, sedangkan kepahaman tidak dapat dilepaskan dengan belajar atau mencari ilmu, dan setiap proses pembelajaran tidak dapat dipisahkan dengan peranan seorang guru atau pembimbing yang dapat mengajarinya sewaktu-waktu.

Kesiapan guru membimbing bagi seseorang tidaklah sama bagi setiap orang atau suatu kelompok. Ada yang dapat memperolehnya dengan mudah, ada yang cukup sulit, bahkan ada yang tidak bisa sama sekali.

Sekalipun kondisi itu berbeda-beda, semuanya akan menjadi mudah apabila orang mempunyai kemauan. Maka apa yang dikatakan orang bijak a�?Dimana ada kemauan, disitu ada jalana�? menjadi benar, sebab saat ini jalan-jalan kemudahan itu banyak sekali pintun-pintunya, dan pintu-pintu itulah yang harus diketuk kemudian dimasuki.

Dalam etika belajar, guru adalah yang memiliki ilmu. Pencari ilmu atau santri hendaknya mencari keberadaan seorang guru agar ia memperoleh keberkahan ilmunya. Karena keberkahan ilmu akan mendatangkan manfaat yang banyak di dunia dan akhirat.

Betapa banyak orang berilmu tetapi ilmunya tidak mengantarkannya untuk taat beribadah dan berakhlak yang terpuji, tetapi malah menjadikannya penguasa yang zalim, merugikan orang lain, atau menjadi koruptor dan salah menggunakan jabatannya. Ilmu yang seharusnya menjadi sumber kebaikan telah menjadi sumber kejahatan yang melahirkan dosa.

Marilah kita memperbanyak berdoa kepada Allah untuk mendapatkan maghfirahNya, lebih-lebih mulai pada tanggal sebelas ramadhan sampai tanggal dua puluh ramadhan merupakan fase maghfirah.

Sebagai akhir tulisan ini, pengasuh ingatkan diri kita warga NTB dan pemerintah untuk meningkatkan kesiapan kita menyambut pelaksanaan MTQ Nasional ke XXVI yang dari ke hari semakin dekat.

Marilah kita menciptakan kondisi yang aman, rukun dan damai, tunjukkan keramah-tamahan dengan penuh rasa persaudaraan atau ukhuwwah Islamiyah. Peluang MTQ juga dapat menjadi peluang meningkatkan nilai ekonomi warga. Semoga pelaksanaan MTQ di NTB dapat berjalan dengan lancar, sukses dalam perhelatan dan dapat membawa keberkahan dunia akhirat. Amin. (r10)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys