Ketik disini

Headline

Mohan: PDAM Keterlaluan!

Bagikan

MATARAM – Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengaku kecewa dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang. Ada dua alasan kekecewaannya. Pertama aktivitas penggalian yang sporadik, tanpa koordinasi yang baik dengan Pemkot Mataram. Sehingga, wajah kota terlihat amburadul.

Menurut Mohan, ini bertentangan dengan langkah pemkot saat ini yang terus mempercantik diri jelang menghadapi berbagai event nasional. Seperti yang terdekat Hari Anak Nasional (HAN) dan MTQ.

a�?Suasana kota amburadul, ada galian dimana-mana,a�? kata Mohan kecewa.

Alasan kedua adalah pengerjaan penutupan galian yang sangat mengecewakan. PDAM seperti tidak peduli. Setelah puas gali-gali di sana-sini, mereka langsung meninggalkan tempat yang belum tertutup baik.

Bahkan, seperti galian yang harus membongkar badan jalan misalnya, penutupan lubang, tidak memenuhi standar pengerjaan. Kebanyakan di semen. Bukan dititup lagi dengan aspal.

a�?Saya sudah minta antara PU (Dinas Pekerjaan Umum) dan PDAM jangan saling salahkan, (tapi lubang galian) PDAM tidak tangani dengan baik,a�? imbuhnya.

Bahkan, dengan terang-terangan, karena komunikasi dan koordinasi yang buruk dengan PDAM itu, Kota Mataram seperti kena dampak buruknya saja. Bagaimana tidak, kegiatan MTQ yang sebentar lagi digelar di Mataram, menuntut Mataram bisa meraih tiga sukses: Penyelenggaraan, Pencitraan dan Ekonomi.

a�?Jadi kita seperti ketiban apes,a�? ketusnya.

Meski demikian sejauh ini, ia memang sudah berusaha menjalin komunikasi dengan PDAM agar tidak lagi melakukan gali-gali jalan, menjelang MTQ. Pasalnya, waktu efektif yang tersisa dipotong hari-hari libur, hanya menyisakan kurang lebih 40 hari, untuk menuntaskan perbaikan wajah kota.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram, Mahmudin Tura, juga berencana meminta PDAM menghentikan berbagai kegiatan proyeknya, sementara waktu.

a�?Iya, iya, nanti (dikoordinasikan dengan PDAM),a�? kata Tura.

Ia juga berharap, PDAM tak hanya berhenti melakukan gali-gali, tetapi juga memperbaiki dan menutup kembali bekas-bekas lubang galian dengan baik, sesuai standar. Jangan sampai, citra kota amburadul yang disindir wali kota, malam membuat para Kafilah MTQ melihat wajah Kota Mataram merasa tidak nyaman.

a�?Yang jelas, di saat MTQ berlangsung semua infratruktur harus sudah selesai (diperbaiki),a�? tegasnya.

Ia mengingatkan PDAM harus patuh dan menuntaskan perbaikan lubang-lubang di sana-sini. Mengingat waktu jelang kegiatan MTQ tinggal menyisakan beberapa waktu lagi. Meski demikian, Tura bisa memahami beberapa proyek PDAM, sudah terlibat kontrak, sehingga memang harus segera dikerjakan saat itu juga.

a�?Ya mungkin mereka ada kontrak dengan pelaksana, (tapi) yang jelas harus dihentikan di acara MTQ nanti,a�? tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris PDAM Giri Menang, H Yudi, saat coba dihubungi melalui ponselnya, belum memberi tanggapan apapun. Hingga berita ini diturunkan.(cr-zad/R6)

Komentar

Komentar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *