Ketik disini

Metropolis

Syarat Sertifikasi Harus Diperketat

Bagikan

MATARAM – Peningkatan kesejahteraan tidak selalu berbanding lurus dengan perbaikan disiplin. Ada guru yang sudah menerima tunjangan sertifikasi justru menjadi lupa diri. Bukannya semakin taat mengabdi malah semakin malas.

a�?Ini dampak negatif dari tunjangan sertifikasi. Justru ada beberapa guru yang semakin malas,a�? beber Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB H. Muhammad Suruji, kemarin (21/6).

Bahkan, beberapa kasus yang ia temui, banyak guru sertifikasi yang keluyuran di pasar di saat jam mengajar. Justru tanggungjawab mereka dilimpahkan kepada guru honorer.

a�?Mungkin karena banyak dapat tunjangan jadi lebih sering ke pasar, bahkan pada jam kerja,a�? kritiknya.

Ia juga mendapat laporan, tak sedikit guru PNS yang tersertifikasi justru kian merosot kedisiplinannya.

a�?Guru negeri (PNS) datang jam 8 dan malah guru honorernya yang dimintaA� datang jam 7,a�? sesal Suruji.

Melihat kasus-kasus seperti ini, kata Suruji, ia jelas mendorong agar syarat peroleh sertifikasi terus diperketat.

a�?Tidak jarang, ketika guru semakin sejahtera, banyak guru yang kawin lagi. Sebelumnya hanya bisa membiayai satu rumah tangga, sudah dapat sertifikasi bisa dua karena banyak uang,a�? katanya.

Tingkat disiplin tenaga pengajar yang rendah ini, menurutnya, juga menjadi pemicu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diA� beberapa daerah rendah, seperti di Kabupaten Bima misalnya.

a�?Satu-satunya cara bangun kesadaran. Harus ada penegakan aturan,a�? tegasnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *