Ketik disini

Tanjung

Jangan Remehkan ABK Lagi

Bagikan

TANJUNG – Perlahan namun pasti, Lombok Utara terus melengkapi sarana dan fasilitas pendidikan. Yang terbaru Pemkab Lombok Utara akan membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Dusun Jambianom, Desa Medana, Tanjung.

Rencana pembangunan pun diawali dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar didampingi Wakil Bupati, Sekda, dan Dikbudpora Lombok Utara, kemarin (22/6).

Kepala Dikbudpora Lombok Utara Suhrawardi mengungkapkan, dengan terlaksananya pembangunan SLB ini diharapkan dapat menampungan anak yang berkebutuhan khusus (ABK) sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berguna.

Selain itu juga bertujuan untuk menyediakan prasarana pendidikan untuk mendukung peningkatan akses pelayanan dan mutu bagi ABK, memberikan kenyamanan dan keamanan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah penyelenggaraan pendidikan khusus, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan dan mendukung tercapainya Standar Nasional Pendidikan.

“AKB di Lombok Utara yang berada pada usia sekolah ada 280 orang. Selama ini mereka menempuh pendidikan di sekolah inklusi,” ungkapnya.

Untuk sumber anggaran pembangunan SLB tersebut berasal dari Pemerintah DIPA Direktorat Pembinaan PK-LK sebesar Rp 2 miliar lebih. Di SLB tersebut akan dibangun 9 ruang kelas belajar (RKB) yang akan ditempati ABK usia SD hingga SMA.

Sementara itu, Bupati A�Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan pembangunan SLB ini haruslah dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All). Artinya, tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan.

Sebagaimana tercantum dalam pasal 31 ayat 1 dan 2 Undang-undang Dasar 1945 mengamanatkan bahwa setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dasar dan negara wajib membiayainya. “Pemerintah pusat dan daerah bersama-sama masyarakat telah berusaha memenuhi amanat tersebut melalui pembangunan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di daerah Lombok Utara,” ujarnya.

Dijelaskan, akses pendidikan dipengaruhi ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Untuk itu, pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak, terutama di daerah perbatasan Lombok Utara.

“Saya ingin mengajak orang yang peduli pada dunia pendidikan di Lombok Utara untuk memastikan agar anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah,” tandasnya.

Bupati jugaA�berharap pengurus komite pembangunan SLB agar menjaga amanah. Supaya anggaran yang dikelola ini tidak menimbulkan masalah dan pembangunan ini tepat waktu agar kepercayaan pemerintah pusat ini bisa dilaksanakan dengan sebaik baiknya. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *