Ketik disini

Headline Metropolis

Ahyar Mau Jadi Gubernur

Bagikan

MATARAM – Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh diam-diam mengakui keinginannya mau menjadi Gubernur NTB bila dipercaya masyarakat.

a�?Saya mau jadi gubernur kalau jadi. Kalau jadi tapi,a�? kata Ahyar saat ditanya wartawan tentang kesiapannya maju sebagai Gubernur NTB, kemarin (27/6).

Ia mengakui, saat ini masyarakatA� sedang mencari-cari siapa tokoh yang berpeluang mengganti TGB sebagai gubernur. Baik tokoh dari Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa diinventarisir. Salah satunya adalah dirinya.

Terhadap hal ini, Ahyar menilai, apa yang dilakukan masyarakat adalah satu hal yang wajar. Dimana masyarakat berekspresi tentang siapa pengganti TGB HM Zainul Majdi. Karena TGB nanti sudah tidak bisa maju lagi setelah dua periode memimpin NTB.

a�?Tapi untuk mencari figur, tokoh sekelas TGB ini, saya jujur sampaikan sulit mencari seperti itu,a�? kata Ahyar.

Meski masuk menjadi salah satu tokoh calon Gubernur NTB. Tapi Ahyar mengaku sampai sekarang belum berpikir mau mencalonkan diri. Sebab Ia sibuk dengan amanah yang baru saja diterima sebagai wali kota. Selain itu, ia juga tidak bisa berpikir sembarangan soal maju menjadi gubernur.

a�?Risikonya soalnya besar. Kalau kita sudah menyatakan siap, ya siap segala-galanya,a�? kata Ahyar.

Ahyar yakin, partai tidak mudah menunjuk figur sebagai calon. Meski demikian, komunikasi politik dengan sejumlah partai terus dilakukan. Tapi baru sebatas komunikasi biasa, tidak secara sfesifik membahas soal pencalonan.

a�?Bicara banyak hal, soal pandangan kita tentang NTB, apa yang dibutuhkan masyarakat kita ke depan dan sebagainya,a�? ujar Ahyar.

Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik IAIN Mataram Dr Kadri mengatakan, semua orang punya peluang, termasuk Ahyar Abduh juga punya peluang.

Hanya saja besar kecil peluang itu harus diukur dari beberapa faktor. Seperti modal politik, apakah Ahyar didukung oleh Partai Golkar? Tidak hanya di Kota Mataram tetapi Golkar NTB dan nasional.

Melihat peta politik saat ini, Ahyar tidak mungkin didukung Golkar. Sebab Suhaili FT punya keinginan juga untuk maju.

a�?Lalu modal apa lagi yang mau digunakan?a�? kata Kadri.

Pilihan kedua, Ahyar bisa maju menggunakan partai lain. Tapi harus dikaji mendalam, partai apa yang akan digunakan. Jalan ini menurutnya cukup sulit, karena partai lain juga pasti memiliki figur untuk dicalonkan.

Kecuali Ahyar Abduh punya prestasi luar biasa sehingga menjadi bahan pertimbangan partai lain. Sukses membangun pencitraan yang baik.

Memiliki prestasi gemilang. Jika itu dimiliki partai pasti akan melamarnya. Atau memiliki basis organisasi besar yang bisa menopang suaranya.

a�?Kekuatan-kekuatan itu juga harus dipertimbangkan,a�? ujarnya.

Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah dengan siapa dia berpasangan. Sebab pasangan juga sangat mempengaruhi perolahan suara.

Meski demikian, menurut Kadri politik itu dinamis. Proses komunikasi politik terus berjalan, berubah setiap waktu. Akan menjadi kesimpulan yang salah jika mengklaim peluang Ahyar kecil.

Tidak ada yang bisa menebak, arah politik beberapa bulan ke depan bisa saja berubah dan menguntungkan Ahyar. a�?Terlalu prematur kalau menilai kecil dan besarnya peluang calon saat ini,a�? kata Kadri. (ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys