Ketik disini

Tanjung

Dikes Prioritaskan Desa Terpencil

Bagikan

TANJUNG – Dinas Kesehatan (Dikes) siap merealisasikan rencana Pemkab Lombok Utara untuk pengadaan ambulans bagi 33 desa. Dalam APBDP 2016 ini, Dikes bakal mengusulkan ambulans secara bertahap.

”Jika kepala daerah berencana seperti itu, kita pasti siap. Pengusulannya mungkin dilakukan bertahap, pada APBDP ini dua unit dulu,” ujar Plt Kepala Dikes Lombok Utara Suhardi, kemarin (27/6).

Dijelaskan, pengadaan ambulans ini merupakan salah satu inovasi yang dilakukan bupati dan wakil bupati. Saat ini dari 33 ambulans yang dibutuhkan, sudah ada beberapa pihak swasta yang bersedia ikut berpartisipasi.

Sedangkan, untuk keseluruhan ambulans yang sudah ada di tiap puskesmas, saat ini sebanyak 12 unit. Namun, selain mengandalkan anggaran daerah, Dikes juga bekerjasama dengan sejumlah perusahaan swasta untuk merealisasikan rencana ini.

”Satu unit sudah diserahkan BNI. Ada beberapa perusahaan swasta lagi yang siap membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Suhardi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengajukan proposal terkait bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) kepada beberapa perusahaan. Tujuannya untuk membantu realisasi program ini.”Sudah ada respon positif dari beberapa perusahaan seperti Villa Ombak,” ungkapnya.

Suhardi menambahkan, pengadaan ambulans bagi desa secara bertahap ini akan diprioritaskan bagi daerah yang berada di pelosok. Seperti di Kecamatan Bayan, kemungkinan ambulans akan di hibahkan ke Desa Sambik Elen. Untuk Kecamatan Pemenang akan di hibahkan ke Desa Malaka.

”Kita prioritaskan untuk daerah pedalaman dan perbatasan yang jauh dari fasilitas kesehatan,” pungkasnya. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *