Ketik disini

Dialog Ramadhan

Pelajaran dari AL-Lahab

Bagikan

Assalamua��alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala pujian hanya bagi Allah atas semua nikmatNya utamanya nikmat Iman dan Islam. Begitu pula untuk selalu bersyukur atas nikmat-nikmat lainnya : kesempatan, ilmu, rizki, dan lain sebagainya. Selawat salam kepada Nabi Muhammad saw, juga kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Pembaca Rahimakumullah

Ayat demi ayat Alquran adalah panduan dan tuntunan hidup, sekaligus merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi manusia sepanjang masa. Pada kesempatan ini, pengasuh mengajak para pembaca untuk mengambil pelajaran dari surat Al-Lahab (Gejolak Api).

Sebagaimana kita maklumi, surat Al-Lahab adalah surat yang ke 111 dari 141 surat, terdiri dari lima ayat. Surat ini juga disebut Masad yang berarti a�?sabut yang dipintal.a�? Pelajaran yang sangat penting kita peroleh dari surat ini, bahwa ternyata harta-benda dan segala usaha apa saja yang dimiliki seseorang sama sekali tidak ada manfaatnya atau sisa-sia.

Memang kita sadari bahwa harta benda atau jabatan dapat mempengaruhi kedudukan seseorang di dunia juga di akhirat. Namun, dengan syarat yang mendasar yaitu beriman kepada Allah dan beramal saleh.

Adapun semata-mata harta, justru menjadi sumber kesengsaraan atau bencana dunia, lebih-lebih di akhirat kelak. Sebagaimana yang dialami Abu Lahab paman baginda Nabi Muhammad saw, termasuk juga istrinya Ummu Jamil yang mempunyai peranan yang sangat penting untuk ikut menghasut suaminya memusuhi Nabi Muhammad saw. Bahkan dalam Alquran disebutkan sebagai Hammalatalhathab (pembawa kayu bakar) atau penyebar fitnah.

Kedudukan perempuan dalam hidup sangat penting. Ia dapat berperan positif dan penunjang kesuksesan atau keberhasilan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Khadijah r.a atau isteri-isteri Nabi lainnya yang ikut membantu kelancaran dakwah Rasulullah saw.

Demikian pula sebaliknya, ada pula isteri-isteri memberikan dukungan kepada suaminya yang sebaliknya menjadi penghambat dakwah, seperti yang dialami oleh Nabi Nuh as. Tatkala seorang isteri menjadi pendukung dakwah, maka pengaruhnya sangat luar biasa dan besar sekali.

Karenanya sangat diharapkan para isteri agar mengambil bagian sekecil apapun dalam menyukseskan usaha suaminya di bidang dakwah, usaha, di pemerintahan atau usaha apa saja yang baik.

Tidak sedikit orang itu berhasil dengan baik berkat kerja keras dari isterinya atau karena isterinya selalu memberikan dorongan dan semangat, bahkan memberikan dana.

Kita berharap dan berdoa semoga isteri-isteri kita dapat memberikan dukungan lahir bathin terhadap suaminya dalam tugas-tugas suami sehari-hari atau pada saat-saat tertentu. Apabila hal tersebut terjadi, maka berarti akan dapat masuk surga bersama, tidak hanya ke surga sendirian.

Demikian yang dapat kami ingatkan pada kesempatan ini, semoga Allah swt memudahkan kita semua untuk mendapatkan ridha Allah dan memasuki surgaNya. Amin. (r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys