Ketik disini

Headline Politika

Sunardi Ayub Mulai Bangun Kekuatan

Bagikan

MATARAM – Lama tidak terdengar, Sunardi Ayub Institute (SAINT) ternyata mulai bergerak ke berbagai bidang. Mulai dari bidang A�pendidikan, ekonomi, kebudayaan, pariwisata, maupun peternakan dan pertanian. Kemarin (27/6), SAINT resmi membentuk kepengurusan yang dikomandoi oleh Syamsul Hakim.

SAINT bermarkas di Jalan Koperasi Nomor 158 Pelembak Ampenan itu melibatkan 50 orang. Para pengurus tersebut nantinya akan bekerja sesuai program kerja masing-masing. “Kepengurusan ini dibentuk untuk bekerja maksimal melakukan pemberdayaan masyarakat diberbagai sektor sesuai program dan bidangnya masing-masing,” ujar H Sunardi Ayub yang merupakan pendiri SAINT.

Dalam kesempatan itu, Sunardi Ayub menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan SAINT nantinya lebih pada pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Di sektor ekonomi, pihaknya menyiapkan pembiayaan melalui perbankan. Begitu juga disektor pertanian dan peternakan, SAINT menyiapkan bantuan dan kemudahan bagi kelompok peternak sapi dan kelompok petani di sejumlah daerah di NTB.

Sementara di sektor pendidikan, SAINT akan bekerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan serta pondok pesantren untuk peningkatan mutu pendidikan. Di sektor kesehatan serta pariwisata, SAINT juga menyiapkan program yang intinya memberikan inovasi-inovasi sehingga bermanfaat untuk masyarakat. “Intinya itu kita berbuat sesuatu yang bermanfaat untuk masyarakat. Berbuat dulu dengan target-target maksimal sehingga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” papar Sunardi.

Politisi senior itu menegaskan iklim investasi di NTB terus mengalami peningkatan. Terlebih saat ini, kata Sunardi, Pemprov NTB menerapkan banyak program yang penuh inovasi. Salah satunya dia menyontohkan konsep halal tourism serta program lainnya yang harus didukung penuh oleh semua lapisan masyarakat.

Menurut dia, NTB sebagai daerah kepulauan memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak pihak. Tidak saja secara nasional, bahkan NTB sudah dikenal di tingkatA� internasional. Terkait dengan itu, dia mendorong semua lapisan masyarakat untuk bergerak bersama dengan pola dan strategi masing-masing untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat.

“Kalau ada yang bisa disinergikan, kenapa tidak. Yang penting semua program terencana dengan baik. Terprogram dan tentunya selalu menggunakan evaluasi menyeluruh untuk memastikan program yang kita buat dan terapkan berdampak luas dan tepat sasaran,” tegasnya.

Terpisah Sekretaris SAINT Sopian Assauri mengatakan, kepengurusan yang sudah terbentuk dan memiliki Surat Keputusan (SK) akan segera bekerja. Berbeda dengan organisasi lainnya, kepengurusan SAINT akan memperoleh insentif sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dijelaskan, gerakan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan maksimal jika penggeraknya sudah diberdayakan. Artinya, masing-masing pihak benar-benar memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi sehingga benar-benar mampu mewujudkan cita-cita bersama menuju NTB yang berkeadilan. “Tentu semua pengurus harus diberdayakan terlebih dulu sehingga program pemberdayaan masyarakat berjalan denganA� baik, terstruktur dan masif,” ungkap Sopian.

Sejak dideklarasikan pada pertengahan 2015, SAINT sudah bergerak dengan melibatkan lapisan masyarakat. SAINS juga melibatkan banyak tokoh sesuai kapasitas, keilmuan, serta keahliannya masing-masing. (tan/r9/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *