Ketik disini

Metropolis

Awas! PNS Malas Bakal Terdeteksi

Bagikan

MATARAM – Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB harus berhati-hati. Terutama bagi yang hobi bermalas-malasan.Mulai Juli nanti, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB mulai menerapkan e-Kinerja sebagai parameter pengawasan. PNS yang malas akan terdeteksi setiap hari.

“E-Kinerja ini juga berlaku untuk pejabat eselon II. Nanti mereka diawasi langsung oleh Gubernur dan Sekda,” kata Kepala BKD NTB Abdul Hakim, kemarin (28/6).

Secara teknis, pemantauan kinerja ini bisa dilakukan di setiap SKPD lingkup Pemprov NTB melalui kamera CCTV dan juga catatan kinerja elektronik mereka.

“Kalau ada yang sehari-hari asyik main HP dan tidak kerja pun bakal ketahuan nanti. Nanti pak gubernur ikut mengawasi, mana pejabatnya yang sibuk main HP dan tidak kerja,” tegas Hakim.

Aplikasi e-Kinerja, dinilainya, sangat efektif dalam memberikan penilaian dan mengontrol kinerja aparatur pemerintahan di lingkungan Pemprov NTB. Dengan penerapan sistem e-kinerja semua penilaian kinerja dapat dimasukkan dan dilihat secara riil. Ini juga sebagai bahan penilaian kinerja para pejabat, eselon IV hingga eselon II.

Untuk memperbaiki dan mengontrol kinerja, PNS wajib memiliki target dalam bekerja per hari. Melalui e-kinerja ini, setiap PNS diharapkan memiliki target yang pasti sehingga mereka mengetahui beban tugas serta apa yang harus dilakukan setiap harinya. “Jadi tidak ada lagi PNS yang tidak punya kerjaan,” lanjutnya.

Setiap pegawai di lingkup Pemprov NTB wajib mengisi kegiatan harian terkait tugas pokok dan fungsi pada aplikasi yang telah disiapkan. Selanjutnya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan pegawai tersebut akan dinilai masing-masing atasan di SKPD.

“Ini sangat efektif untuk memberikan penilaian dan penghargaan yang diterima setiap pegawai,” katanya.

Menurutnya, pemprov sudah menyiapkan peralatan khusus untuk penerapan e-kinerja ini. Sistem secara umum bahkan sudah siap sejak tiga tahun lalu. Sehingga, tinggal diterapkan secara maksimal.

“Absensi di masing-masing SKPD juga akan dilakukan secara terpusat nanti. Tidak ada peluang untuk mengubah daftar kehadiran karena setiap hari langsung terekap di BKD,” lanjutnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *