Ketik disini

Headline Metropolis

Masyarakat Tidak Perlu Panik

Bagikan

MATARAM – Mencuatnya isu peredaran vaksin palsu turut mengundang keprihatinan Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi. Meski untuk sementara NTB disebut aman dari peredaran produk illegal tersebut, kewaspadaan harus tetap dilakukan.

Gubernur pun memerintahkan kepada jajaran pemerintah terkait yakni Dinas Kesehatan dan Balai Besar POM (BBPOM) untuk terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara ketat. Terutama terhadap peredaran dan penggunaan obat dan makanan termasuk vaksin palsu.

a�?Pastikan tidak ada jalur bagi vaksin dan obat palsu untuk masuk ke NTB, a�? tegas Gubernur saat menerima laporan dari Kepada BBPOM Mataram Drs I Gede Nyoman Suandi di ruang kerjanya, kemarin (28/6).

Gubernur menyarankan agar jalur distribusi obat yang beredar di masyarakat benar-benar diawasi. Pemerintah daerah, dalam hal ini termasuk Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan punya kewajiban memastikan kepastian legalitas obat atau vaksin yang dikonsumsi masyarakat.

a�?Pastikan bahan yang terkandung di dalamnya merupakan hal yang aman untuk dikonsumsi, bukan justru membahayakan kesehatan masyarakat,a�? lanjut TGB.

TGB berharap kewaspadaan tidak hanya pada kasus peredaran vaksin palsu saja. Akan tetapi juga termasuk peredaran obat. Terutama sehubungan banyak ditemukannya kasus obat herbal di NTB yang justru kandungannya tidak herbal dan membahayakan kesehatan.

a�?Dalam hal ini, BBPOM, Dikes, Disperindag agar memperkokoh pengawasan,a�? imbuhnya.

Bila perlu,lanjut TGB, Pol PP secara berkala turut memantau ilegalitas, distribusi, dan penggunaan obat yang beredar, termasuk obat tradisional.

Gubernur juga meminta jajarannya yang terkait agar tidak duduk di belakang meja saja. Ia meminta agar terus dilakukan sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat dapat secara cepat dan mudah bisa mengenali mana obat dan makanan yang berbahaya untuk dikonsumsi.

Di samping itu, TGB juga menyinggung pentingnya peran media agar bersama-sama melakukan sosialisasi segera kepada masyarakat. Khususnya terhadap isu peredaran vaksin palsu ini, TGB meminta masyarakat untuk tidak panik dengan apa yang diberitakan secara nasional. Pasalnya, sejauh ini, di NTB dapat dipastikan tidak ditemukan peredaran vaksin palsu.

Diberitakan sebelumnya, BBPOM, Dikes NTB, dan Ditreskrimsus Polda NTB belum menemukan adanya vaksin palsu di NTB. Penelusuran telah dilakukan dari hulu hingga hilir, serta pemeriksaan vaksin di 16 lembaga pelayanan kesehatan.

a�?Meski demikian masyarakat tetap juga harus waspada dan bila mengenali atau menemukan ada produk obat dan makanan yang palsu agar segera melapor kepada pihak terkait untuk mencegah terjadinya peredaran yang lebih luas,a�? pungkas TGB. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys