Ketik disini

Headline Tanjung

Pemkab Harus Kembalikan Rp 700 Juta

Bagikan

TANJUNG – Pemkab Lombok Utara harus mengembalikan Rp 700 juta. Hal ini berdasarkan temuan dari audit BPK sejak 2012. Ini di luar aset tidak bergerak milik Pemkab. Beberapa tunggakan di SKPD menjadi salah faktor membengkaknya angka tersebut.

Wakil Bupati Lombok Utara Sarifudin mengatakan, ada beberapa SKPD yang masih nunggak. Diantaranya, Sekretariat Dewan senilai Rp 59 juta dan sudah dibayar Rp 32 juta, Sekretariat Daerah senilai Rp 90 juta, dan Dinas PU, Perumahan dan ESDM senilai Rp 400 juta. Tunggakan itu mesti dikembalikan sesegera mungkin.

a�?Tunggakan seperti perjalanan dinas, proyek, berbagai kegiatan dan aset tidak bergerak lainnya. Ini harus segera dikembalikan,a�? ujarnya pada wartawan, kemarin (28/6).

Dijelaskan, akumulasi tersebut sudah dari tahun sebelumnya. Proses pengembalian tersebut dilaksanakan secara bertahap. Pemkab diberikan waktu sekitar 60 hari sejak diberikan atau terbitnya LHP BPK tersebut.

a�?Sudah ada yang dikembalikan seperti Rp 90 juta di Setda. Tinggal sisa-sisa yang masih kurang ini yang akan dikembalikan,a�? terangnya.

Ditambahkan, dari total Rp 700 juta lebih itu, yang paling signifikan jumlahnya ada di Dinas PU, Perumahan dan ESDM. Jumlahnya mencapai Rp 400 juta.

a�?Ini akumulasi dari tahun 2012 hingga sekarang,a�? tandasnya.

Sementara itu, Sekda Lombok Utara H. Suardi mengatakan, tunggakan tersebut memang didominasi perjalanan dinas yang besar dan proyek. Ia berharap, agar sisa tunggakan dari total Rp 700 juta tersebut segera dikembalikan. a�?Sedang dikembalikan bertahap,a�? cetusnya.

Terpisah, Kepala Dinas PU, Perumahan, dan ESDM Lombok Utara Raden Nurjati tidak menampik jika temuan terbesar ada di SKPD-nya. a�?Memang sejak dari 2012 ada. Itu tercantum dalam LHP BPK 2013 ada sekitar Rp 300 juta. Ditambah 2015 jadi total Rp 400 juta lebih,a�? ungkapnya.

Temuan ini dikarenakan masalah kekurangan volume dalam proyek yang dikerjakan pihak ketiga, denda, dan pajak. Untuk itu, pihaknya sampai saat ini tetap berusaha menagih kepada kontraktor yang bersangkutan. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *