Ketik disini

Praya

RPJMD Peta Pembangunan Loteng

Bagikan

PRAYA – Pansus DPRD Lombok Tengah (Loteng) mengingatkan, agar isi dokumen Rencana Program Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021, dapat dijadikan arah pembangunan lima tahun kedepan. Seluruh SKPD lingkup Pemkab Loteng tidak boleh keluar dari pedoman tersebut.

a�?Kita ingin, ada konsistensi bersama untuk menjalankan RPJMD ini. Karena, wajah pembangunan lima tahun kedepannya, ada di RPJMD,a�? kata ketua Pansus DPRD Loteng yang membahas hal tersebut, Ahmad Supli pada Lombok Post, kemarin (28/6).

Salah satu poin penting dalam RPJMD itu, kata Supli yaitu bagaimana para SKPD mengangkat potensi, yang dimiliki 127 desa di seluruh Gumi Tatas Tuhu Trasna. Mengingat, setiap desa memiliki potensi yang berbeda-beda, maka pendekatan program kerja dan anggarannya pun, disesuaikan.

Misalnya, potensi kopi yang dimiliki Desa Karangsidemen dan Lantan di Batukliang Utara (BKU), kerajinan songket di Desa Sukarara Jonggat maupun wisata budaya di Desa Rembitan Pujut. Masing-masing desa, kata Supli harus memiliki ciri khas berbeda, tidak boleh disamaratakan.

a�?Itu menjadi pekerjaan rumah dinas dan instansi teknis, bagaimana cara mengemasnya. Hal-hal yang menjadi keluhan masyarakat, agar cepat ditindaklanjuti,a�? katanya.

Untuk mengetahui, apakah mereka mengikuti arah RPJMD itu, pihaknya meminta agar bupati dan wakil bupati, memperbanyak evaluasi program kerja. Bila perlu per bulan, per triwulan dan per semester. Mereka yang tidak memenuhi standar, maka harus di evaluasi dan dijadikan catatan.

a�?Kita sudah sangat serius membahas, menyusun dan mengevaluasi RPJMD ini. Mudah-mudahan wajah Loteng lima tahun kedepan terjawab di RPJMD,a�? katanya.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *