Ketik disini

Dialog Ramadhan

Waspada dan Hati-hati

Bagikan

Assalamua��alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala pujian hanya bagi Allah swt atas segala limpahan nikmat dan karuniaNya, terutama nikmat iman dan islam. Shalawat salam kepada baginda Nabi Muhammad saw, juga kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Pembaca Rahimakumullah

Pelajaran penting yang dapat kita ambil dalam bulan Ramadan ini adalah adanya penanaman nilai kewaspadaan atau kehati-hatian dalam hidup.

Dalam menjalani ibadah shaum, kita sangat waspada apakah matahari benar-benar tenggelam atau tidak? Karena seseorang tidak akan berani begitu saja untuk berbuka sebelum benar-benar diyakini matahari tenggelam secara pasti, mendengar suara azan Maghrib atau ada orang yang mendegar panggilan azan itu, atau dengan melihat jadwal yang sudah diyakini ketepatannya, karena telah dihitung secara cermat oleh pihak-pihak yang berkompeten.

Pentingnya kehati-hatian dalam hidup akan membawa pekerjaan itu menjadi berkualitas. Kualitas dalam pekerjaan sangat dituntut dalam agama. Sementara kualitas itu sangat ditentukan oleh keikhlasan dan kesungguhan.

Kedua hal diatas sangat penting untuk kita lakukan, karena perbuatan yang tulus atau ikhlas tidak memerlukan pujian apalagi bayaran untuk mengerjakannya dengan baik.

Tetapi pekerjaan tersebut akan berjalan ibarat air yang mengalir dari hulu ke hilir tanpa melihat yang menghalanginya. Karena semua halangan dia naiki dengan sabar dan pasti, cepat atau lambat.

Namun, ikhlas saja tidak cukup, tetapi memerlukan kesungguhan. Karena banyak orang yang ikhlas tapi tidak dibarengi dengan kesungguhan sehingga pekerjaannya menjadi terhambat.

Bahkan tidak mustahil mengalami kegagalan. Karenanya kedua hal tersebut kita perlukan secara harmonis.

Keikhlasan yang dituntut dalam islam adalah keikhlasan berbuat karena Allah. Bukan ikhlas karena atasan atau karena mengharapkan penghargaan dari pihak-pihak tertentu. Mengharapkan sesuatau karena Allah tidak akan pernah rugi dan tidak akan mendatangkan kekecewaan.

Karena bila kelihatan secara nyata tentu akan menggembirakan hati, dan apabila tidak, maka kita yakin bahwa perbuatan itu mendapat ganjaran dari Allah swt dalam bentuk pahala yang pasti diterima kelak di akhirat.

Tentu hal itu lebih baik dari balasan dunia. Karenanya mari kita pastikan semua perbuatan kita karena Allah semata, bukan karena yang lain.

Semoga Allah swt menguatkan dan memantapkan hati kita untuk selalu berbuat karena Allah semata. Amin. (r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 wholesale jerseys