Ketik disini

Kriminal

Polisi Petakan Unsur Pidana

Bagikan

GIRI MENANG – Polres Lombok BaratA� terus mendalami kasus dugaan tiket palsu pelabuhan penyebrangan Bangsal, Pemenang, di Kabupaten Lombok Utara. Kali ini, polisi memetakan unsur hukum yang terdapat dalam kasus tersebut.

a�?Apakah masuk dalam perkara korupsi atau dalam penggelapan,a�? kata Kapolres Lombok Barat, AKBP Wingky Adityo Kusumo saat ditemui pada apel Hut Bhayangkara di Pelabuhan Barang, Lembar, kemarin (29/6).

Ia belum dapat memastikan kasus tersebut apakah masuk dalam kategori korupsi atau tidak. Jika memang ada kerugian negara jelas akan masuk dalam unsur korupsi yang diatur dalam Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

a�?Tunggu sajalah, hasilnya nanti kemana akan mengarah kasus itu,a�? ungkapnya.

Untuk mengembangkan kasus tersebut, pihaknya sudah meminta keterangan beberapa instansi terkait. Seperti A�Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Dinas Pariwisata KLU dan koperasi Pelabuhan Bangsal.

a�?Kita sudah periksa semua instansi terkait,a�? ujarnya.

Sementara ini, pihaknya sudah mengirim permintaan data atas kerugian yang dialami daerah. Karena yang memiliki kewenangan untuk mengeluarkan perhitungan kerugian daerah.

a�?Semua pendapatan itu sudah tercata dalam PAD dari Dinas Pendapatan,a�? ungkapnya.

a�?Kita sudah kirim permintaan langsung ke Dispenda beberapa pekan lalu,a�? tambahnya.

Dari data sementara lanjut Wingky, terhitung kerugian negara mencapai Rp 100 jutaan. Namun, itu masih dalam hitungan kotor. Artinya tanpa ditunjang dengan data yang konkrit. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka