Ketik disini

Headline Politika

Komisi IV Soroti Proyek Jalan

Bagikan

MATARAM – Anggota Komisi IV DPRD NTB H Suharto menyoroti proyek jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Politisi Partai Hanura itu menyayangkan hasil pekerjaan proyek rehab jalan tidak rapi.

Menurut dia, banyak sisa pekerjaan rehab jalan yang berserakan di berbagai tempat, terutama di ruas jalan protokol di Kota Mataram.

a�?ini tidak seelegan saat mereka meminta anggaran. Lihat saja kenyataannya masih banyak sisa-sia beton yang dibiarkan mangkrak,a�? kata Suharto kepada wartawan, kemarin (30/6).

Dikatakan, di tengah persiapan Lebaran, seyogyanya disajikan dengan tatanan kota yang indah. Artinya, seharusnya semua jenis pekerjaan jalan dan alat-alat berat sudah tertata rapi. Sehingga tidak mengganggu estetika, apalagi mengganggu lalu lintas.

Menurut dia, anggaran yang diperoleh Dinas PU NTB dari APBD sebesar Rp 640, 2 miliar lebih atau punya bobot 17,9 persen dari pagu APBD Rp 3,575 triliun. Hanya saja, kata Suharto, dana sebesar itu tidak sepadan dengan realisasinya.

Bahkan dia menyebut PU salah satu dinas yang lelet. Bagaimana tidak, dari 154 paket lewat Biro AP senilai Rp 460 miliar, masih ada 16 paket senilai Rp 25 miliar yang belum dilelang.

a�?Itu makanya sangat disayangkan kok seperti ini loh. Mana pekerjaannya berantakan lagi, lihat saja riilnya ada kok,a�? ungkapnya bernada kesal.

Tidak hanya itu, dia menilai apa yang dilakukan Bidang Binamarga yang memperoleh anggaran Rp 207,5 milyar justru malah terkesan tidak profesional.

Sehingga cenderung membuat malu pemerintah daerah di bawah kepemimpinan TGB HM Zainul Majdi dan H. Muhammad Amin.

Terpisah, Kepala Dinas PU NTB Wedha Magma Ardi mengatakan, proyek fisik sudah terealisasi mencapai 30 sampai 50 persen.

Adapun mendekati Lebaran, pihaknya sudah menyiapkan tim untuk standby dan diyakini tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Menurut dia, ada tiga titik pengerjaan jalan. Yakni, di Kabupaten Sumbawa dan dua titik di Pulau Lombok yang pengerjaannya masih berlangsung.

Untuk pengerjaan perbaikan jalan akan dihentikan pada H-7 hingga H+7 Lebaran. a�?Tapi kalau yang minor dan lokasinya tidak mengganggu ya tetap dikejakan,a�? tegasnya.

Perbaikan jalan di Kota Mataram akan dipercepat menyusul akan diselenggarakannya MTQ Nasional. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka