Ketik disini

Politika

KIS Masih Kurang “Sakti”

Bagikan

SELONG – Penggunaan Kartu Indonesia Sehat (KIS) masih banyak dikeluhkan. Masyarakat mengaku tidak bisa mempergunakannya untuk berobat. Sehingga ketika masyarakat berobat ditolak oleh pihak rumah sakit.

a�?Banyak permasalahan di KIS sehingga tidak bisa difungsikan,a�? ungkap Anggota Komisi XI DPR RI H Willgo Zainar saat berdialog dengan warga dalam kunjungan daerah pemilihan (kundapil) di Desa Bagek Papan, Kecamatan Pringgabaya, Lotim, kemarin (1/7).

Seperti diketahui, KIS adalah salah satu program Presiden Joko Widodo yang telah direncanakan sejak masa kampanye. Kartu ini berfungsi sebagai kartu jaminan kesehatan untuk berobat di faskes tingkat pertama dan tingkat lanjutan. Sesuai dengan kondisi penyakit yang diderita penerima KIS.

Menurutnya, banyak KIS tidak bisa difungsikan karena ketidaksesuaian antara nama yang tertera di KTP/KK dengan di kartu. Ia menilai, kesalahan tersebut berawal saat pendataan. Seharusnya, pada saat mendata petugas sebaiknya mendatangi warga ke rumah-rumah. Selain itu juga dengan mengidentifikasi data berdasarkan KTP/KK. a�?Kami harap hal serupa tak terjadi di daerah kita,a�? harap Willgo.

Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Lotim Muhammad Yusri menambahkan, persoalan KIS sudah banyak diadukan masyarakat ke pemerintah daerah. Meski begitu, pihaknya tetap berusaha membantu masyarakat agar permasalahan dapat segera teratasi.

Kundapil tersebut dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu dan jompo. Selain itu, dibagikan juga bingkisan berupa sarung kepada sejumlah tokoh masyarakat. (ewi/r9/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka