Ketik disini

Selong

Ancaman Potong TKD Ternyata Efektif

Bagikan

SELONG – Hasil inspeksi mendadak (sidak) hari pertama masuk kerja pasca libur lebaran menunjukkan 97,54 persen PNS Lombok Timur (Lotim) hadir. Sedangkan yang tak masuk tanpa keterangan yang dibenarkan aturan hanya 0,33 persen saja.

a�?Ini artinya cukup baik,a�? kata Kabag Humas Pemerintah Lotim Ahmad Subahan.

Dari 156 SKPD dan unit kerja yang diperiksa seantero Lotim, total 4.399 pegawai yang diawasi hari pertama kerjanya.

Dari jumlah tersebut yang sakit 27 orang, izin sangat mendesak 21 orang, dua tugas kedinasan, 41 cuti hamil, bersalin, dan sakit permanen.

a�?4.291 hadir, tak ada keterangan hanya 17 orang saja,a�? katanya.

Menurutnya angka ketidakhadiran tanpa keterngan sudah sangat jauh berkurang. Bandingkan sidak usai libur Natal 2015 lalu, 133 orang diketahui membolos.

Sedangkan sidak hari A�Kenaikan Isa Almasih Maret lalu 125 PNS yang tidak masuk. a�?Ini trennya terus menurun yang malas,a�? jelasnya.

Hal itu menurut Subahan tak lepas dari ancaman pemotongan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) satu bulan yang diberlakukan sejak tahun lalu.

kedepan ia berharap sikap taat tersebut bukan semata takut TKD dipotong, namun memang taat aturan atas kesadaran pribadi.

Lantas apakah kehadiran berbanding lurus dengan capaian? Untuk itu ada variabel lain yang digunakan sebagai perhitungan. Sasaran Kerja Pegawai (SKP) yang sudah disusun awal tahun nantinya dinilai jelang akhir tahun.

SKP menurutnya semacam kontrak kerja antara bawahan dengan atasan terkait apa saja yang hendak dikerjakan selama satu tahun.

Ada sejumlah hal semisal volume pekerjaan, waktu pengerjaan, hingga biaya yang dikeluarkan untuk eselon dua.

a�?Kalau itu kita nilainya akhir tahun,a�? pungkasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka