Ketik disini

Praya

Festival Nyesek, Siap Digelar

Bagikan

PRAYA – Pada 27 Juli mendatang, Desa Sukarara Jonggat Lombok Tengah (Loteng), akan menggelar festival nyesek (menenun). Pemerintah desa setempat, akan menghadirkan 1.000 penenun pada puncak acara, dari total penenun 3.000 orang.

a�?Kalau situasinya memungkinkan, maka bisa saja 3.000 penenun yang kita hadirkan,a�? kata kepala desa (kades) Sukarara Timan pada Lombok Post, kemarin usai bertemu Asisten II Setda Loteng Nasrun.

Sejauh ini, kata Timan seluruh kebutuhan teknis maupun non teknis sudah siap, tinggal menunggu pelaksanaannya saja. Festival akan digelar di sepanjang jalan depan kantor Desa Sukarara. Diharapkan, kegiatan itu mampu memecahkan rekor Muri.

a�?Mereka secara serentak akan menyesek berbagai motif songket. Yang merasa penasaran, silahkan datang ke tempat kami,a�? serunya.

Kegiatan semacam itu, kata Timan menurut rencana akan digelar setiap tahunnya, atau disesuaikan dengan perayaan ulang tahun Desa Sukarara. a�?Insya Allah, proses nyesek dapat diselesaikan dalam waktu berpuluh jam saja, tidak sampai seperti biasa, hingga berminggu-minggu,a�? katanya.

Festival itu juga, tambah Timan akan digelar secara nasional, bertepatan pula dengan pelaksanaan MTQ tingkat nasional. Untuk itulah, pihaknya berharap tamu-tamu kenegaraan dapat meluangkan waktu. Khususnya, para wisatawan asing maupun nusantara.

Agar berjalan sukses, pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan Pemkab, melalui Asisten I Setda Loteng HL Muhammad Amin dan Asisten II Nasrun, Dinas Budpar dan Dinas Koperindag. a�?Kami berharap melalui festival ini, ada peningkatan gairah kunjungan wisatawan,a�? ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie mengatakan, instansinya telah beberapa kali menggelar rapat, guna mensukseskan festival nyesek terbesar di Indonesia, bahkan dunia tersebut. Ia optimis, kegiatan itu menjadi satu bagian dari promosi pariwisata. a�?Kita siap mensukseskannya,a�? katanya, singkat.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka