Ketik disini

Praya

Ingatkan, Penagihan Retribusi Provider

Bagikan

PRAYA – Bagian Hukum Setda Lombok Tengah (Loteng), mengingatkan Dinas Hubkominfo dan Dinas Pendapatan (Dispenda) setempat, agar menjalankan aturan penagihan tunggakan retribusi provider, di luar keputusan Mahkamah Agung (MK). Bukan, merujuk pada aturan terbaru.

a�?Mohon ini diperhatikan dan menjadi bahan pertimbangan,a�? kata Kabag Hukum Setda Loteng H Mutawali pada Lombok Post, kemarin (12/7).

Langkah itu berlaku, terang Mutawali karena dari total 207 titik tower provider yang tersebar di seluruh Loteng, 12 diantaranya menonggak sejak tahun 2013 lalu. Tunggakan itu terjadi sebelum aturan penarikan retribusi provider tersebut, direvisi MK.

Sehingga, kata Mutawali 12 provider yang bersangkutan tetap berkewajiban mengeluarkan retribusi sesuai aturan sebelumnya yaitu, untuk ketinggian tower diatas 50 meter, pemilik provider dikenai biaya sebesar Rp 10 juta per tahun. Sebaliknya, dibawah 50 meter disesuikan dengan lokasi pembangunannya.

Di Loteng sendiri, lanjut Mutawali ketinggian menara rata-rata 75 meter. Kecuali, di radius 3 kilometer (km) di Lombok Internasional Airport (LIA) ketinggiannya, tidak boleh lebih dari 45 meter. a�?Begitu aturan terbaru berlaku, maka kita akan merevisi Perda Nomor 5 Tahun 2010, tentang retribusi menara atau tower,a�? jelasnya.

Itu artinya, tambah Mutawali ada perubahan penarikan retribusi yang akan diberlakukan kepada pemilik provider. a�?Namun, sekali lagi itu tidak berlaku pada 12 provider yang menonggak. Mohon ini diperhatikan,a�? katanya.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka