Ketik disini

Metropolis

Jelang MTQ, Kesiapan Islamic Center Baru 50 Persen

Bagikan

MATARAM – Perhelatan MTQ tingkat nasional tahun 2016 tinggal menghitung hari. Sebagai tuan rumah, Pemprov NTB tampaknya mulai kelabakan melakukan persiapan.

Kesiapan Islamic Center (IC) sebagai arena utama MTQ pun belum seratus persen. Di tengah waktu yang semakin mepet, masih ada beberapa pekerjaan dasar yang belum terselesaikan dan harus dikebut.

Ini pun menjadi atensi Gubernur NTB TGB Hm Zainul Majdi saat melakukan peninjauan ke IC, kemarin. TGB terlihat tidak gembira terhadap progress penataan landscape IC, terutama menyangkut pemasangan paving blok yang belum juga rampung.

a�?Lama sekali kerjanya pasang paving blok. Pokoknya, ini bagaimana harus dituntaskan segera karena waktu kita tidak banyak,a�? tegur TGB.

Gubernur pun menanyakan beberapa alternatif untuk menyiasati jika pada tenggat waktunya nanti pemasangan paving block tidak sepenuhnya selesai.

Gubernur dan rombongan melakukan peninjauan hingga ke bagian dalam IC dan ke arena komplek masjid yang akan dijadikan sebagai lokasi pameran. Sayangnya, usai pemantauan tersebut, gubernur tidak meladeni pertanyaan wartawan seputar kesiapan IC sebagaiA� arena utama pelaksanaan MTQ yang akan dibuka secara resmi pada akhir Juli ini.

Kekecewaan atas kurangnya siapnya penataan IC jelang MTQ nasional, secara gamblang, diungkapkan oleh Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin.

a�?Namanya kita orang awam, kalau lihat kasat mata begini, wajar kita kecewa dengan progressnya,a�? kata Amin usai sidak.

Secara awam, lanjutnya, ia melihat progress penataan IC sebagai venue utama MTQ nasional cukup mengkhawatirkan. Beberapa item utama belum terlihat rampung padahal waktu sudah sangat mepet.

a�?Tapi tadi saya sudah tanyakan sama tim teknisnya, mereka menjanjikan ini semua rampung tanggal 20 Juli. Kita percayakan saja dan kita tagih janjinya,a�? kata Amin yang juga menjadi Ketua Umum panitia MTQ nasional tingkat daerah.

Ia menginstruksikan, penataan landscape IC benar-benar dikebut. Kontraktor yang menangani diminta menambah jumlah pekerja agar ada akselerasi pengerjaan.

a�?Tenaga yang mengerjakan harus ditambah. Pemborong jangan kejar untung saja dan takut tambah tukang. Masa pagar yang cat juga cuma satu dua orang,a�? kritik Amin.

Untuk mengawal kesiapan IC jelang MTQ Nasional, ia berjanji akan melakukan evaluasi setiap hari. Sehingga, tepat tanggal 20 Juli mendatang, IC sudah seratus persen siap sebagaimana dijanjikan.

a�?Untuk beberapa pengerjaan yang mustahil tuntas karena waktu mepet, kita sudah minta agar disiasati tetapi bagaimana menyiasati itu jangan sampai mengurangi kualitas,a�? tegas Amin.

Wali Kota Mataram Ahyar Abduh yang ikut dalam sidak itu juga turut menyoroti minimnya progress persiapan IC sebagai arena utama ajang nasional tersebut. Sebagai Wakil Ketua Umum Panitia MTQ Nasional tingkat daerah, Ahyar menilai progress landscape IC baru sekitar 50 persen. Padahal, sisa waktu untuk penyempurnaan kurang dari 20 hari lagi.

a�?Tapi kita optimis ini bisa selesai tepat waktu. Memang perlu ada tambahan pekerja,a�? kata Ahyar.

Ahyar sendiri memastikan item-item pekerjaan yang menjadi tupoksi Kota Mataram bisa terealisasi sesuai rencana. Termasuk diantaranya, rencana penataan gerbang maupun taman dan pencahayaan di sekitar masjid.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB Wedha Magma Ardi mengakui ada beberapa kendala yang menyebabkan lambannya progress persiapan IC. Untuk pemasangan paving blok, sempat terkendala oleh ketersediaan stok yang tidak tepat waktu. Selain itu juga terhambat oleh jeda libur Lebaran.

a�?Ini sudah 70 persen. Pasti akan dikebut biar rampung sampai tanggal 20 Juni,a�? jelasnya.

Sementara, terkait fasilitas lain di IC, Ardhi memastikan sudah nyaris rampung. Lift untuk IC yang sempat rusak kini sudah bisa beroperasi secara normal begitupun dengan sound system bagian dalam masjid.

a�?Lampu-lampu juga sebenarnya sudah siap dan terpasang, tinggal dinyalakan saja nanti,a�? katanya.

Jauh hari, kesiapan IC sebagai arena utama pelaksanaan MTQ Nasional memang sudah menjadi sorotan dari anggota dewan. Komisi IV DPRD NTB berkali-kali mengkritik lambannya progress penataan masjid terbesar di NTB itu. Padahal waktu pelaksanaan MTQ nasional sudah di depan mata.

Dikhawtirkan, waktu yang kian mepet saat ini akan berimbas pada pengerjaan yang kurang maksimal dan pada akhirnya akan mempermalukan NTB sebagai tuan rumah. (uki/r9)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka