Ketik disini

Headline Politika

Suharto: Jangan Dikebut Semalam!

Bagikan

MATARAM – Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTB H Suharto mempertanyakan kesiapan Pemprov sebagai tuan rumah MTQ nasional XXVI. Terlebih pelaksanaan kegiatan tersebut tinggal menghitung hari. Politisi Partai Hanura itu mengatakan seyogyanya sebagai tuan rumah, NTB sudah menunjukkan tanda-tanda akan melaksanakan kegiatan.

Dikatakan, Pemprov NTB seharusnya dapat menghibur masyarakat dengan beragam kegiatan pra pelaksanaan puncak MTQ. Selain itu, suasana pelaksanaan MTQ juga seharusnya tampak saat puasa Ramadan.

“Dari penerangan lampu Islamic Center (IC)A� saja seharusnya sudah terlihat wah, tapi adem seperti penerangan lampu Masjidil Haram Makkah,” kata H Suharto kepada Lombok Post, kemarin (12/7).

Rencananya, MTQ nasional akan berlangsung di Mataram mulai 30 Juli – 6 Agustus 2016. Kegiatan ini diharapkan menjadi magnet yang menarik kunjungan wisatawan muslim dalam negeri serta internasional. Setiap provinsi di seluruh Indonesia akan mengirimkan kafilahnya untuk mengikuti lomba tersebut.

Diperkirakan MTQ akan dihadiri lebih kurang 5.000 orang. Suharto menegaskan pesta akbar itu diharapkan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan rakyat. Hanya saja, dia menyayangkan sambutan terhadap pelaksanaan MTQ itu belum terlihat.

“Spanduknya sih sudah ada, tapi kalau malam masih terlihat gelap hanya Bank Indonesia saja yang terang. Jangan sampai justru daerah lain mengira kita belum siap,” paparnya.

Tidak hanya itu, dia juga mengingatkan PLN wilayah NTB untuk menjamin pasokan listrik selama MTQ berlangsung.

Dia berharap tidak ada pemadaman listrik bergilir terutama di Kota Mataram.

Pemprov NTB juga diminta memaksimalkan koordinasi dengan pemda lainnya. Baik dengan Kota Mataram maupun Lombok Barat untuk menyukseskan pelaksanaan MTQ.

Dia optimistis MTQ di NTB berjalan lancar dengan catatan tidak menerapkan prinsip kebut semalam. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka