Ketik disini

Metropolis

Dishubkominfo Bilang Mustahil

Bagikan

MATARAM – Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatikan (Dishubkominfo) NTB Lalu Bayu Windia tak bisa mengamini desakan dewan.

Khususnya untuk segera mengoperasikan terminal haji pada musim haji tahun ini. Pasalnya, pengerjaan terminal haji itu diakui belum benar-benar rampung.

a�?Kalau beroperasi pada musim haji tahun ini tidak mungkinlah,a�? kata Bayu.

Diberitakan sebelumnya, Komisi IV DPRD NTB kembali mendesak Dishubkominfo segera menyelesaikan Terminal Haji/TKI di Lombok International Airport (LIA). Dewan mendesak agar fasilitas yang dibangun sejak tahun 2011 tersebut bisa rampung tahun ini.

Bayu pesimis menanggapi deadline yang diberikan oleh dewan tersebut. Menurutnya, mustahil jika harapan dewan dan masyarakat luas terwujud agar terminal haji bisa beroperasi tahun ini.

Alasannya, masih banyak pembenahan yang perlu dilakuan. Sampai saat ini, masih ada beberapa fasilitas penunjang untuk terminal haji/TKI itu yang perlu dilengkapi.

Beberapa fasilitas yang ada saat ini pun ada yang rusak sehingga perlu diperbaiki atau diganti.

Sementara, kesiapan tambahan anggaran juga belum tersedia atau dialokasikan. Bahkan, di APBDP 2016 pun anggaran untuk itu tidak diajukan. Artinya, perampungan fasilitas di LIA itu tidak bisa dikerjakan tahun ini.

Menurutnya, Dishubkominfo bisa mengupayakan beroperasinya terminal haji itu pada tahun depan dengan dukungan anggaran di APBD murni tahun depan.

a�?Kita berupaya bisa dioperasikan tahun depan. Kalau tahun ini sangat tidak mungkin, di APBDP juga tidak kita ajukan anggarannya,a�? pungkas Bayu.

Diketahui, proyek tersebut telah menelan anggaran sangat besar. Dari alokasi dari APBD saja mencapai Rp 11 miliar. Belum lagi untuk biaya-biaya pembangunan akses jalan.

Terhambatnya penyelesaian proyek ini memang juga disebabkan adanya dugaan penyimpangan. Sehingga, proyek tersebut juga tengah bergulir ranah hukum.

Meski demikian, Dishub NTB sendiri diminta untuk tetap serius menyelesaikan pembangunan terminal haji/TKI tersebut. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka