Ketik disini

Headline Kriminal

Hukuman Kebiri Hanya Norma Kosong

Bagikan

MATARAM – Pemberlakuan hukuman kebiri bagi predator belum terealisasi. Sampai saat ini, belum ada norma yang mengatur dengan jelas. Meskipun Presiden RI sudah mengeluarkan aturan terkait dengan hukuman kebiri bagi predator anak.

Humas Pengadilan Negeri Mataram Didik Jatmiko mengungkapkan, pengadilan masih menunggu bagaimana bentuk regulasi atas peraturan presiden. Namun, aturan tersebut masih terbentur di DPR RI.

a�?Mana bisa dilaksanakan aturan itu jika DPR belum menyetujuinya,a�? ungkapnya.

a�?Itu kan masih sifatnya norma kosong,a�? tegasnya.

Didik menegaskan, pihak pengadilan justru akan menjalankan apa yang menjadi regulasi dari pusat. Jika hukuman itu segera untuk diberlakukan pihaknya akan melakukan.

a�?Tidak ada kata tidak untuk menjalankan aturan pusat,a�? ucapnya.

Sementara ini lanjut Didik, dari laporan media, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tak mau menjalankan hukuman kebiri. Artinya, tidak ada orang yang ingin mengeksekusi para predator.

Namun, kata Didik, itu bertolak belakang dengan keinginan Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Dimana, Wapres itu tak ingin menggunakan IDI dalam melaksanakan eksekusi kebiri.

a�?Itu yang menjadi polemik dari pemberlakuan hukum kebiri,a�? terangnya.

Sementara itu, Kajati NTB Tedjolekmono sudah mendukung hukuman berat bagi para pelaku pedofil. Pasalnya, tindakan pelaku dianggap telah merampas masa depan anak-anak.

a�?Kita tidak akan kurangi hukuman bagi pelaku pedofil,a�? ujarnya.

Namun, untuk memberlakukan hukuman kebiri, pihaknya belum bisa menjalankan. Karena, belum ada norma hukum yang jelas.

a�?Jika memang ada regulasi yang jelas akan kita jalankan hukuman itu,a�? ucapnya. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka