Ketik disini

Ekonomi Bisnis

TPK Hotel Bulan Mei 50,99 Persen

Bagikan

MATARAM – Badan Pusat Statistik (BPS) NTB mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel mengalami peningkatan di bulan Mei 2016.

Peningkatannya sebesar 50,99 persen atau naik 4,83 poin dibandingkan bulan April 2016 dengan TPK 46,16 persen untuk hotel berbintang.

Sedangkan hotel non bintang, tercatat 32,49 persen atau naik 2,18 poin dibanding bulan April 2016 yang tercatat 30,76 persen.

a�?Demikian pula jika dibandingkan dengan TPK bulan Mei 2015 yang mencapai 47,10 persen ada kenaikan 3,89 poin.

Sedangkan non bintang mencapai 26,98 persen atau naik 5,96 poin,a�? terang Kepala BPS NTB Wahyuddin, kemarin (13/7).

Wahyuddin melihat, berdasarkan kelas hotelnya TPK tertinggi dicapai oleh hotel bintang 5 sebesar 60,74 persen.

Kemudiaan diikuti oleh bintang 2 sebesar 59,34 persen. Sedangkan TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 yang tercatat 24,54 persen.

Meningkatnya TPK, lanjutnya, juga didukung dengan jumlah tamu yang menginap. Tercatat 75.393 orang yang terdiri dari 64.292 oarng tamu dalam negeri (85,28 persen) dan 11.101 orang tamu asing (14,72 persen).

a�?Jika dibandingkan bulan April 2016, jumlah tamu yang menginap mengalami peningkatan hingga 10,96 persen,a�? katanya.

Namun, jika melihat rata-rata lama menginap tamu hotel pada bulan Mei 2016 adalah 1,08 hari. Angka tersebut turun 0,10 hari dibandingkan rata-rata lama menginap bulan April 2016.

Demikian pula jika dibandingkan rata-rata lama menginap bulan Mei 2015 yang mencapai 2,20 hari. Terjadi penuruan sebesar 0,40 hari.

a�?Secara umum rata-rata lama menginap tamu asing masih lebih tinggi ketimbang dalam negeri, 2,16 hari untuk asing dan 1,74 hari dalam negeri,a�? jelas Wahyuddin.

Terpisah, Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) Reza Bovier menuturkan TPK hotel bulan Mei 2016 lebih bagus dibandingkan tahun lalu. Dari jumlah kamar 24.073, yang terjual sebanyak 16.304 kamar atau 67,73 persen.

Sayangnya, angka tersebut dinilai masih belum maksimal. Pasalnya selama bulan Mei terjadi dua kejadian yang dinilai mempengaruhi TPK hotel.

Yakni terputusnya koneksi telepon dan internet pada tanggal 10 Mei 2016 sejak pukul 11.00-16.49. serta pemogokan pilot Lion Air.

a�?Dua kejadian tersebut menyebabkan tertundanya kunjungan bisnis dan juga kedatangan yang secara tiba-tiba tanpa ada konfirmasi ke pihak hotel,a�? terangnya.

Namun jika melihat TPK di awal bulan Mei 2016 jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu.

Adanya liburan panjang, kegiatan acara Wajah Syara��i Indonesia dan sepedaan Sembalun Challenge mewarnai minggu pertama bulan Mei.

a�?Untuk MICE besar tidak ada, hanya rapat-rapat kecil. City hotel hanya berdampak pada liburan panjang saja,a�? tandas Reza. (ewi/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka