Ketik disini

Headline Tanjung

Dispar Jangan Asal Comot

Bagikan

TANJUNG – Perayaan Lebaran Topat di Lombok Utara menyisakan masalah. Kemarin (14/7), puluhan masyarakat Kecamatan Tanjung mendatangi kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Utara. Mereka meminta klarifikasi Dispar terkait penganuliran pemenang lomba dulang pesaji, Rabu (13/7).

Untuk diketahui, dalam perayaan Lebaran Topat juga digelar lomba dulang pesaji. Saat pemenang diumumkan di hadapan bupati dan wakil bupati, Kecamatan Tanjung keluar sebagai juara pertama. Namun keputusan tersebut dianulir karena kesalahan teknis.

Beberapa jam kemudian panitia mengumumkan Kecamatan Kayangan yang keluar sebagai juara pertama. Hal inilah yang dipertanyakan warga ke kantor Dispar.

a�?Kita ke sini ingin mencari kejelasan dari panitia. Pada intinya kami tidak ada niat menuntut sebagai juara, tetapi kami hanya minta dinas mengklarifikasi masalah ini karena ini sudah diumumkan dan diketahui masyarakat yang datang ke acara tersebut,a�? ujar Kades Tanjung Budiawan usai melakukan pertemuan dengan Dispar, kemarin.

Dijelaskan, ada beberapa hal yang harus diklarifikasi Dispar agar peristiwa ini tidak terulang kembali di event lain. Menurut Budiawan, seharusnya jika memang ada kesalahan maka bisa diperbaiki saat itu juga, jangan menunggu waktu beberapa jam kemudian.

a�?Apalagi Kepala Dispar malah mendatangi Camat Tanjung untuk mengambil piala dan menyerahkan ke Camat Kayangan. Ini polanya salah dan kami sesalkan,a�? tandasnya.

Lebih lanjut, Budiawan mengatakan, seharusnya dinas terkait mengumpulkan seluruh kecamatan dan membicarakan ada kekeliruan. Baru kemudian piala diberikan kepada yang benar-benar berhak.

a�?Jangan asal comot seperti itu, ini yang membuat masyarakat kesal. Harusnya dijaga etika dan perasaan masyarakat,a�? imbuhnya.

Ditambahkan, agar permasalahan ini tuntas, pihaknya meminta Dispar untuk menggelar pertemuan kembali yang dihadiri seluruh kecamatan dan perwakilan desa.

a�?Intinya harus ada klarifikasi menyeluruh. Kami legowo jika tidak jadi juara dan berharap hal seperti ini tidak terulang kembali,a�? cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Muhadi kepada koran ini melalui sambungan telepon menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kecamatan Tanjung.

Pihaknya akan menyelesaikan persoalan ini dengan duduk bersama seluruh kecamatan. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka