Ketik disini

Headline

Pak Ahyar Ngmbek!

Bagikan

MATARAM – Selain sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional, Kota Mataram juga bakal menjadi tuan rumah perayaan Hari Anak Nasional (HAN) dan Kongres Anak Nasional. Tepatnya pada tanggal 23 Juli mendatang.

Kemarin, pihak dari pusat bersama panitia lokal menggelar rapat. Rapat persiapan tersebut dipimpin Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Sayangnya, sebelum rapat usai, Wali Kota memilih meninggalkan ruang rapat terlebih dulu karena menilai rapat tidak ada kejelasan.

“Rapat apa ini, tidak jelas,” kata Ahyar terlihat ngambek sambil keluar lewat pintu khusus Wali Kota.

Ahyar lebih memilih menghadiri acara halal bihalal bersama anggota DPRD Kota Mataram di gedung DPRD Jalan Lingkar Selatan. Kepada media, Ahyar mengungkapkan alasan dirinya meninggalkan ruang rapat.

“Ini masih belum sinkron siapa yang bertanggung jawab pada bagiannya masing-masing. Antara panitia pusat, EO dan panitia lokal masih belum jelas,” kesal Ahyar.

Padahal, waktu sudah sangat mepet. Apalagi, Presiden Jokowi direncanakan bakal hadir.

Mengingat protokol kepresidenan telah datang untuk mengecek kesiapan acara ini. “Dimana lokasi acara, bagaimana pengamanan dan penginapan presiden semua kan harus dipersiapkan secara matang,” ungkapnya.

Karena, lanjutnya, jika presiden bakal hadir otomatis para menteri juga akan mengikuti. Kemarin dua deputi dari Menko PMK dan Deputi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak hadir dalam rapat.

“Saya sudah tekankan, bagaimana Kota Mataram betul-betul mempersiapkan Hari Anak Nasional dan Kongres Anak Nasional ini. Satu minggu ini harus betul-betul disiapkan. Karena masih banyak yang belum selesai,” lanjut Ahyar.

Ia memberikan waktu sebelum tanggal 20 Juli, semua persiapan sudah selesai.

“Saya tidak mau tau, sebelum tanggal 20 nanti semua sudah harus selesai. Saya minta pak Sekda yang melanjutkan rapat persiapan,” tegasnya.

Sebelum rapat dimulai, para awak media yang sudah ada di dalam ruangan diminta keluar. Mereka dilarang mengikuti jalannya rapat. Meskipun rapat hanya membahas masalah kesiapan.

Dari sini sudah tercium banyak hal yang belum beres. Sebelumnya, Pembina Dewan Anak Kota Mataram, Nyayu Ernawati menjelaskan untuk kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dan Kongres Anak Nasional, semua pembiayaan dari pusat.

Sedangkan untuk kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) anggaran disiapkan oleh Pemerintah Kota Mataram.

“Sudah disiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 miliar,” kata Nyayu.

Nyayu menjelaskan, melalui kegiatan ini, diharapkan mampu membangun kesadaran para orang tua untuk lebih peduli terhadap anak-anak. Mengingat saat ini kasus kekerasan terhadap anak makin meningkat.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional inilah, Kota Mataram ingin mendeklarasikan bagaimana agar masyarakat lebih peduli dan memperhatikan anak-anak.

Kegiatan rencananya akan dipusatkan di Taman Sangkareang. Hingga kemarin, sejumlah persiapan telah dilakukan. Mulai dari venue hingga perlengkapan lainnya. (ton/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka