Ketik disini

Metropolis

Tak Ada Jual Beli kalau Belum Setor Kontribusi

Bagikan

MATARAM – Rencana pelepasan aset Pemprov NTB di Lombok International Airport (LIA) kepada PT Angkasa Pura (AP) I terus bergulir. Namun, Kepala Biro Ekonomi NTB Manggaukang Raba memastikan bahwa pelepasan aset itu tidak akan dilakukan jika AP I tak kunjung melakukan kewajibannya menyetor kontribusi ke daerah.

a�?Harus selesaikan urusan kontribusi dulu. Harus ada kejelasan masalah pembayaran kontribusi dari AP I ke daerah, baru kita bisa bicara soal jual beli aset,a�? kata Manggaukang.

Pernyataan Manggaukang ini bertolak belakang dengan saran anggota Komisi III DPRD NTB Johan Rosihan. Diberitakan sebelumnya, Johan dan sejumlah anggota legislatif lainnya bersikeras mendorong Pemprov untuk menjual aset di LIA kepada AP I.

Johan menilai, sudah bukan momentumnya lagi Pemprov ribut menagih kontribusi. Alasannya, ada aturan terbaru yang menyebutkan pengelolaan barang daerah harus dihibahkan ke pemerintah pusat. Sebelum itu terjadi, menurut anggota Fraksi PKS tersebut, langkah terbaik adalah dengan menjual aset tadi ke PT AP 1.

Namun, pandangan itu tidak disepakati oleh Manggaukang. Pejabat asal Sumbawa ini menekankan, penerimaan kontribusi dari PT AP I sudah disapekati pada perjanjian antara kedua belah pihak sejak awal. Sehingga, sudah wajib hukumnya untuk ditagih.

a�?Gak bisa kita mengabaikan kontribusi itu. Pokoknya, PT AP I harus tetap menyetorkannya,a�? kata Manggaukang.

Di satu sisi, diketahui langkah Pemprov menagih kontribusi terhadap kepemilikan aset di LIA kepada AP I banyak menghadapi lika-liku.

Terakhir, Pemprov NTB gagal mengawal penerimaan kontribusi itu masuk ke APBDP karena Pemprov dan PT AP I batal melakukan appraisal untuk penetapan kontribusi tetap atas aset daerah di LIA. Alhasil, penyelesaian masalah penerimaan kontribusi Pemprov NTB dari PT AP1 pun hingga kini masih menggantung.

Untuk menentukan besaran kontribusi itu harus dilakukan negosiasi kembali dengan PT AP 1.

a�?Kita akan segera negosiasikan lagi soal kontribusi ini kepada AP I. Kita juga akan gandeng BPKP,a�? pungkasnya. (uki/r9)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka