Ketik disini

Headline Metropolis

Jangan Tergiur ke Timur Tengah

Bagikan

MATARAM – Masih ada saja tekong yang mengaku sebagai penyalur resmi TKI ke Timur Tengah. Padahal, moratorium penempatan TKI ke Timur Tengah belum dicabut oleh Pemerintah Republik Indonesia hingga saat ini.

a�?Informasi yang kita serap masih ada saja oknum yang menawarkan warga kita agar menjadi pembantu rumah tangga ke Timur Tengah. Padahal moratorium masih berlaku,a�? kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB H Wildan.

Banyak modus yang biasa dilakukan pelaku trafficking. Pelaku biasanya mengubar janji manis kepada calon korban bahwa menjadi TKI ke Timur Tengah akan mengubah hidup mereka jadi lebih baik. Ada yang menawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan atau cleaning service dengan upah tinggi.

Terkait ini, Wildan pun mengimbau masyarakat agar ekstra hati-hati. Jangan sampai tergiur oleh tawaran mengadu nasib ke Timur Tengah.

Pasalnya, itu hanyalah modus dari pelaku untuk melakukan tindak kejahatan seperti human trafficking atau perdagangan manusia.

a�?Aturan sudah jelas melarang tenaga kerja non formal ke Timur Tengah, kalau masih ada yang menawarkan peluang itu berarti niatnya lain. Biasanya nanti bukannya dijadikan PRT (pembantu rumah tangga), malah dijual di sana. Untuk itu masyarakat harus terus waspada,a�? lanjutnya.

Disnakertrans NTB sendiri mengaku terus berupaya mensosialisasikan adanya moratorium ke Timur Tengah tersebut. Ia berharap informasi ini juga terus disosialisasikan berbagai pihak untuk mencegah adanya korban trafficking.

a�?Bagan dari sindikat trafficking ini juga tidak selamanya orang jauh. Kadang justru dari orang terdekat yang menjerumuskan,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka