Ketik disini

Giri Menang

Konsolidasi Alumni Al Ishlahuddiny melalui Bedah Buku

Bagikan

GIRI MENANG ­ – Pondok Pesantren Al Ishlahuddiny memberi andil besar bagi penyebaran ajaran Islam di bumi Lombok. Hal tersebut menjadi salah satu landasan ditulisnya buku berjudul Hubungan Haramyn dan Lombok Abad XX.

Buku yang ditulis Suhailid Hafidz, langsung dibedah sejumlah alumni sepuh dan keluarga besar Ponpes Al Ishlahuddiny, Sabtu (16/7). Acara bedah buku ini dirangkai dengan halal bi halal yang dihadiri 700 lebih alumni dan tokoh se-Pulau Lombok, serta pengasuh ponpes Al Ishlahuddiny. Hadir pula Bupati Lobar Fauzan Khalid dan istri Khaeratun Fauzan Khalid yang merupakan alumni Ponpes Al Ishlahuddiny.

Pimpinan Ponpes Al Ishlahuddy TGH Muchlis Ibrahim mengatakan, buku ini bisa dikategorikan sebagai sejarah biografi TGH Ibrahim Khalidi. Bercerita tentang perjuangannya yang menimba ilmu hingga ke tanah suci.

”Ini gambaran perjalanan TGH Ibrahim Khalidi yang mulai belajar di Mekkah sejak umur delapan tahun,” kata dia.

Diceritakan pula mengenai kisah persahabatan dan perjuangan pendiri Ponpes Al Ishlahuddiny ini dengan TGH Zainuddin Abdul Majid Pancor. Perjuangan keduanya dalam menuntut ilmu serta menyebarkan ajaran ahlus sunnah wal jamaah di Pulau Lombok.

Sejumlah alumni sepuh nampak antusias dengan buku tersebut. Beberapa masukan dan saran diberikan demi kesempurnaan buku yang ditulis alumni Ponpes Al Ishlahuddiny ini.

Selain bedah buku, ponpes turut mengadakan halal bi halal. Ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat konsolidasi antaralumni.

”Semakin erat silaturahmi, memudahkan kita menghadapi problematika dan sosial masyarakat saat ini,” kata dia.

Ke depan, ikatan keluarga besar Al Ishlahuddiny akan membentuk konsolidasi hingga tingkat bawah. Dari kota hingga ke dusun. ”Tahun ini kita canangkan langkah tersebut,” pungkasnya. (dit/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka