Ketik disini

Giri Menang Headline

Huh, Rapor Merah Lagi

Bagikan

GIRI MENANG – Hampir seluruh SKPD Lingkup Lobar mendapatkan rapor merah. Hasil ini berdasarkan realisasi Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Langsung di Rapim (rapat pimpinan) kemarin (18/6).

Dari 13 SKPD yang melaporkan realisasi PAD, hanya dua yang berhasil melampaui target. Yakni BPMP2T dan Dinsosnakertrans Lobar. Sementara PAD terendah berada di DPPKAD.

Sementara pada belanja langsung, sebanyak 40 SKPD masih dibawah 53,83 persen. Hanya dua instansi yang berhasil melampaui realisasi. Yakni Kecamatan Lembar dan Sekretaris Dewan. Kecamatan Lembar berhasil mencapai 50,56 persen. Sementara Sekwan berhasil mencapai 70,67 persen.

Bupati Lobar H Fauzan Khalid mengatakan, ia percaya jika target akhir tahun akan sebesar 97 persen. Namun permasalahannya, masyarakat butuh stimulus cepat. Hal ini menjadi pemacu mereka dalam meningkatkan perekonomian di Lobar. “Agar perekonomian juga dapat tumbuh dengan cepat,” cetusnya.

Fauzan mengakui kalau dirinya kecewa dengan kinerja para pembantunya. Sebab, realisasi tahun ini jauh menurun dibanding tahun sebelumnya. Sehingga, ia meminta kesungguhan semua SKPD dalam bekerja. “Tidak boleh puas. Harus terus ditingkatkan,” lanjutnya.

Fauzan menambahkan, diperlukan usaha sungguh-sungguh untuk meningkatkan realisasi PAD dan belanja langsung. Ia tidak ingin seluruh SKPD diam dan menunggu. a�?Semua harus bekerja meskipun tidak dapat SK. Selama itu masih dalam lingkup SKPD tempatnya bekerja,a�? pungkasnya.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua DPRD Lobar Sulhan Muchlis Ibrahim menyayangkan buruknya kinerja SKPD dalam realisasi PAD dan belanja langsung. Padahal, begitu banyak potensi yang belum tergarap dengan maksimal untuk peningkatan PAD.

a�?Per Mei, dibandingkan tahun lalu, kita turun dua persen. Ini maknanya infrastruktur pendapatan kita lemah,a�? kritik dia.

Sulhan lantas memberi contoh. Banyak lahan pertanian di Lobar yang telah berubah menjadi perumahan. Anehnya, konversi ini tidak dibarengi dengan perubahan pajak tagihan. Di mana, tagihan pajak untuk perumahan masih seharga lahan pertanian.

Bukan itu saja, piutang pajak hotel terus bertambah setiap bulannya. Ini membuat tanda tanya bagi kader PKB. Apakah hotel tidak menyetor pajak ke pemkab atau pemkab yang tidak menagih pajak-pajak tersebut.

a�?Padahal wisatawan yang menginap itu kan tidak pakai cara berutang, mereka bayar cash. Seharusnya piutang itu tambah sedikit,a�? kata Sulhan.

Sulhan melihat, rendahnya realiasasi PAD, menjadi bukti bahwa eksekutif tidak mengindahkan masukan dari legislatif. SKPD terlalu nyaman dengan kemapanan dan kenyamanan saat ini.

Karena itu, harus ada peningkatan motivasi dan etos kerja. Apalagi saat ini banyak pejabat baru di posisi-posisi strategis dalam peningkatan PAD. Tentu dewan mengharapkan mereka punya ide yang segar. a�?Keledai ini namanya kalau kita jatuh lagi pada lubang yang sama,a�? tandasnya.( fer/dit/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka