Ketik disini

Headline Sumbawa

Nasib 47 Karyawan Digantung

Bagikan

TALIWANG – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) meminta PT Trakindo memperhatikan sekitar 47 tenaga kerja lokal. Karena, para pekerja ini masuk kebijakan pengurangan karyawan.

Kepal Bidang Hubungan Industrial Zainuddin mengatakan,A�pihaknya akan menggelar pertemuan untuk membahas kejelasan nasib karyawan. Sekitar 47 orang karyawan itu pekerja lokal dari KSB dan pekerja lokal Provinsi NTB.

a�?Hingga saat ini nasibnya masih menggantung,a�? jelasnya.

Menurut dia, jika manajemen PT Trakindo mengambil kebijakan tersebut, termasuk kemungkinan akan dikirim untuk bekerja ke daerah lain. Status pekerja tersebut harus diperjelas terlebih dahulu.

a�?Apakah setelah dipindahkan status pekerja itu sebagai karyawan PT Trakindo atau tidak. Itu yang harus di clearkan sebelum, perusahaan mengirim karyawan itu ke luar daerah,a��a�� jelasnya.

Begitu juga, sambung dia, jikaA�A�manajemen melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). PT Trakindo harus memenuhi kewajibannya membayar pesangon.

Sebaliknya, jika manajemen merumahkan karyawan, PT Trakindo berkewajiban membayar gaji pokok karyawan.

a�?Mengenai nasib 47 karyawan itu akan diketahui atau diputuskan setelah pertemuan antara Pemda KSB denga manajemen PT Trakindo dalam waktu dekat ini,a��a�� jelasnya.

Menurut dia, PT Trakindo tidak serta merta mengambil kebijakan yang diperkirakan merugikan karyawan lokal.

Karena, sebelum perusahaan mengambil kebijakan tersebut, harus melalui persetujuan tim yang dibentuk Pemda Sumbawa Barat.

a�?Tim ini untuk mendeteksi atau menganalisa, PT Trakindo layak atau tidak melakukan pengurangan karyawan atau melakukan PHK karyawan,a�? tegas dia.

Untuk diketahui, sejak perusahaan tersebut mengurangi karyawannya di areal tambang operasional Batu Hijau.

Perusahaan dengan karyawan telah terbangun sejumlah kesepakatan. Seperti kesepakatan dirumahkan dan karyawan menerima tawaran perusahaan di kirim ke daerah lain. (is/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka