Ketik disini

Selong

Soal Sekaroh, Jaksa Tunggu Data BPN

Bagikan

SELONG – Kejaksaan Negeri Selong hingga kini masih menunggu sejumlah data yang sudah diminta dari BPN Lombok Timur. Data terkait sertifikat yang keluar di kawasan Hutan Lindung Sekaroh, Jerowaru itu diperlukan untuk menentukan arah penanganan kasus selanjutnya.

a�?Jawaban BPN masih verifikasi dulu, kalau sudah rampung diberikan,a�? jelas Kasi Pidsus Kejari Selong Iwan Gustiawan.

Melengkapi kekurangan yang ada, pihaknya kini juga sedang menunggu rencana kedatangan tim ahli. Mereka nantinya melakukan pemeriksaan terhadap batas kawasan hutan lindung tersebut. Pengecekan status lahan tersebut penting guna memastikan kawasan mana saja yang masuk hutan lindung dan tidak. Jika nantinya dari puluhan setifikat kepemilikan tersebut ada sebagian atau bahkan keseluruhan di dalam kawasan hutan lindung, maka hampir pasti dapat disimpulkan ada penyimpangan.

a�?Dari situlah nanti bisa diketahui siapa yang bermain di sana,a�? katanya.

Iwan menjanjikan proses terus berjalan dan jika semua sudah lengkap gelar perkara segera dilakukan. a�?Kalau memang ada yang salah, pasti ada tersangkanya,a�? ujanya.

Kasus keluarnya sertifikat kepemilikan di kawasan hutan lingdung Sekaroh menjadi masalah lain disamping perebutan hak pengelolaan antar sejumlah investor. Pertikaian antara pemerintah kabupaten dengan provinsi dan pusat yang merasa sama-sama memiliki hak memberikan izin pengelolaan juga menjadi isu lain yang makin merumitkan persoalan Sekaroh.

a�?Maaf belum waktunya,a�? kata Kadis Kehutanan NTB Hj Husnanidiaty Nurdin saat diminta tanggapan terkait sengkarut masalah Sekaroh.

Sejumlah persoalan tersebut diyakini menjadi salah satu alasan belum ada investor besar yang bena-benar memulai investasi di sana. Padahal dengan keindahan alam yang dimiliki, kawasan tersebut sangat berpotensi dikembangkan menjadi kawasan wisata baru. (yuk/r3)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka