Ketik disini

Metropolis

PDAM Kembali berulah

Bagikan

MATARAM – Di saat Pemkot Mataram sibuk berbenah mempercantik wajah Kota Mataram jelang MTQ Nasional, PDAM malah melakukan sebaliknya. Mereka melakukan perusakan disejumlah titik di Kota Mataram. Mulai dari merusak trotoar jalan hingga membuat lubang berbahaya di tikungan. Seperti yang terjadi di depan Kantor Lurah Pagesangan.

a�?Kemarin Telkom. Sekarang PDAM yang rusak. Padahal baru saja diperbaiki, kini sudah dirusak lagi,a�? kata Lurah Pagesangan I Made Gede Yasa, Lurah Pagesangan kepada Lombok Post.

Kondisi ini dijelaskannya sangat mengganggu dirinya. Ia merasa upayanya menata keindahan wilayah Pagesangan sia-sia akibat ulah pihak PDAM yang dinilai tidak bertanggung jawab. Sejak beberapa bulan lalu trotoarnya dirusak karena perbaikan pipa. Namun hingga saat ini belum juga diperbaiki. Parahnya, belum selesai dengan masalah trotoar, PDAM menambah lagi lubang tepat berada di tikungan.

a�?Saya bersurat sejak awal Juni lalu memohon agar kerusakan yang telah dibuat bisa diperbaiki. Namun surat saya tidak direspon sedikitpun,a�? tuturnya.

Akibat kerusakan yang disebabkan PDAM Giri Menang, kondisi jalan raya di wilayah Pagesangan terlihat amburadul. Belum lagi jalan yang berlubang dikatakan kerap menyebabkan kecelakaan bagi pengendara. a�?Padahal kan pak wakil sudah minta jangan ada dulu penggalian jelang MTQ Nasional. Tapi kok PDAM ini tetap saja tidak peduli,a�? kesalnya.

a�?Kalau memang sedang melakukan perbaikan atau pemasangan sambungan pipa, minta tolonglah kalau sudah selesai diperbaiki. Jangan ditinggalkan begitu saja,a�? sambungnya.

Sementara itu, komisi III DPRD Kota Mataram juga menyoroti hal ini. Dalam rapat internal komisi, dijelaskan dewan membahas terkait ketidak jelasan pola kerja di SKPD. Salah satunya yakni Dinas PU yang koordinasinya dirasakan sangat tidak jelas dengan PDAM.

a�?Dari yang kami ketahui, PDAM menyerahkan perbaikan jalan kepada Dinas PU Kota Mataram. Tapi di sini penanganannya kan lambat karena pola kerjanya belum pasti,a�? ungkap Sekretaris komis III DPRD Kota Mataram, Ismul Hidayat,.

Ia menyayangkan pola kerja yang ada saat ini. Dimana perbaikan atas kerusakan yang terjadi malah dianggarkan oleh Dinas PU tahun depan. Sehingga, ketika diminta pertanggung jawaban untuk memperbaiki kerusakan, yang terjadi akhirnya saling lempar tangung jawab. a�?Ini yang harus jelas polanya seperti apa dan yang bertanggung jawab siapa. Agar masyarakat bisa tahu,a�? tegas Ismul

a�?Kami mengapresiasi langkah PDAM yang memasang 6.000 sambungan grati. Tapi untuk perbaikan kerusakan yang diakibatkan harus jelas juga bagaimana pola perbaikannya. Jangan hanya mengedepankan ego sektoral,a�? tandasnya. (ton/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka