Ketik disini

Selong

Penghinaan Maulanasyaikh, Bermotif Dendam

Bagikan

SELONG – Kendati sudah memeriksa dua orang saksi yang diduga terkait dengan akun Facebook penghina Maulanasyaikh TGH Zainuddin Abdul Majid Pancor, polisi menegaskan belum berhenti bekerja. Masih ada satu hingga dua orang lagi yang diduga kuat sebagai aktor intelektual persoalan ini. a�?Mereka itulah yang sekarang kami buru,a�? ujar Kasat Reskrim Polres Lombok Timur (Lotim) AKP Wendi Oktariansyah, kemarin (19/7).

Dua orang yang kini berada di Polres Lotim adalah B, mantan istri dari pemilik akun. Sedangkan satu lagi berinisial E, yang pernah dipacari pemilik akun bernama Joni. Kesimpulan awal menunjukkan kedua perempuan itu bersekongkol untuk memfitnah Joni sang pemilik akun. Melalui akun facebook, keduanya mengatur seolah-olah Joni lah yang berkomentar melakukan penghinaan.

a�?Keduanya sama-sama sakit hati karena merasa dicampakkan pria itu,a�? jelasnya.

Namun tak berhenti sampai disitu, kemungkinan ada pihak ketiga yang merupakan kerabat E dan B yang memprakarsai rencana penjebakan tersebut. Menawarkan bantuan untuk membalas sakit hati kedua wanita itu, aktor intelektual itu lantas merancang aksinya.

a�?Joni sendiri kini ada di Malaysia,a�? jelasnya.

Polisi juga sempat mengorek keterangan dari yang bersangkutan. Namun fakta yang ditemukan menunjukkan pria itu sama sekali tak pernah memposting langsung penghinaan yang ada di akun Facebooknya.

Hingga berita ini diturunkan, kedua wanita itu masih berstatus saksi. Namun polisi memilih tidak memulangkan keduanya terlebih dahulu guna menghindari kemungkinan yang tak diinginkan. a�?Kami tak mau ada gejolak, keduanya juga minta supaya tetap di polres dulu,a�? tukasnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka