Ketik disini

Metropolis

Sudah Deadline, IC Belum Siap

Bagikan

MATARAM – Hari ini, kesiapan Islamic Center (IC) sebagai arena utama pelaksanaan MTQ tingkat nasional XXVI seharusnya sudah 100 persen.

Kenyataannya, hingga kemarin, aktivitas pekerja masih terlihat cukup sibuk. Kendaraan berat untuk menata jalan di komplek masjid itu pun masih beroperasi.

a�?Seharusnya tanggal 20 (Juli) memang sudah selesai. Tetapi masih ada beberapa yang perlu kita sempurnakan,a�? kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB Wedha Magma Ardi yang tampak sibuk melakukan pengawasan di lokasi, kemarin (19/7).

Pantauan Lombok Post, pemasangan paving blok belum merata ke semua landscape IC. Menurut Ardi, pemasangan paving block tersebut memang tidak permanen karena akan dibongkar kembali usai MTQ.

Hingga kemarin, penataan panggung VIP dan gapura untuk pintu utama juga masih belum selesai. Beberapa diantaranya masih berupa kerangka. Demikian halnya dengan kesiapan astaka MTQ juga nyaris belum tampak.

a�?Penataan IC ini menjadi gawe gabungan lintas instansi. Misalnya untuk astaka itu tupoksinya Biro Humas,a�? jelas Ardi.

Kesiapan IC sebagai arena utama MTQ sudah menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya, ajang bergengsi itu akan berlangsung kurang dari 10 hari lagi.

Sebelumnya, Dinas PU dan instansi terkait lainnya sudah menyanggupi bahwa penataan kawasan IC bisa rampung pada hari ini. Namun, progress di lapangan berkata lain.

Bahkan, pemantapan jalan lingkungan di kawasan IC pun masih jauh dari kata selesai. Ardhi sendiri mengaku progress untuk pemantapan jalan itu baru sekitar 30 persen.

a�?Untuk jalan lingkungan nanti masih harus kita timbun dan dilapis aspal biar tidak berdebu selama pelaksanaan MTQ,a�? jelasnya.

Seharusnya, pemantapan jalan di komplek IC itu sudah rampung hari ini. Namun, Ardi sendiri mengakui keterlambatannya dan menjanjikan pengerjaan itu selesai dalam dua tiga hari kedepan.

Disinggung mengenai proyek yang terkesan dikebut dalam waktu sesaat, Ardi memastikan hal itu tak akan berimbas pada kualitas pengerjaan.

Menurutnya, pengerjaan tetap mengacu pada konsep dan desain awal kendati banyak kendala yang mengakibatkan beberapa item pengerjaan molor. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys