Ketik disini

Kriminal

Terpidana SPAM Bayarkan Denda

Bagikan

MATARAM – Terpidana korupsi kasus Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Kabupaten Lombok Utara (KLU), Bambang Eko Subianto membayar denda kurungan yang dijatuhkan oleh hakim, Selasa (28/6) lalu.  Denda tersebut diserahkan kuasa hukumnya, Edy Rahman kepada kejaksaan, kemarin (19/7).

Sebelumnya Bambang selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ini divonis hukuman selama satu tahun enam bulan penjara dengan denda Rp 100 juta subsider enam bulan penjara.

“Kita sudah berikan Rp 100 juta langsung kepada Kejaksaan,” kata Edy.

Edy menerangkan, pembayaran denda hukuman itu untuk menghindari adanya kurungan subsider tambahan selama enam bulan. Selain itu, pembayaran denda tersebut juga sebagai sifat koperatif Bambang untuk mematuhi hukum.

“Putusan hakim itu sudah inkrah. Jadi, harus dijalankan,” ujarnya.

Selain membayar denda, Bambang Eko juga sudah membayar kerugian negara senilai Rp 1,5 milyar sesuai hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Kerugian negara juga sudah kita kembalikan ke jaksa,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Pidsus Herya Sakti Saad menerangkan, pengantian denda hukuman yang diberikan oleh terpidana sudah ia terima. Uang tersebut akan disetor ke kas negara.

“Pembayaran denda itu akan kita masukkan ke dalam laporan dan akan kita kirim untuk jadi khas negara,” ujarnya. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka