Ketik disini

Metropolis

Wagub: Hibah Harus Tepat Sasaran

Bagikan

MATARAM – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB menggelar workshop bagi kelompok penerima hibah barang sumber dana APBD 2016, kemarin (19/7).

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Lombok Plaza, Mataram, itu dibuka Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin.

Dalam kesempatan tersebut, Amin menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa program ini merupakan upaya peningkatan kesejahteraan dan menurunkan angka kemiskinan.

”Pemberdayaan masyarakat/kelompok masyarakat melalui bantuan sosial merupakan upaya nyata yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kemampuan, daya saing masyarakat di daerah NTB,” kata Amin dalam sambutannya pada acara tersebut.

Hal ini tentunya diharapkan dapat memacu munculnya usaha-usaha produktif dari masyarakat dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan. Khususnya melalui pengembangan usaha berbasis peternakan.

Mengingat pentingnya program ini bagi daerah, Amin pun menekankan perlunya mengawal program ini agar bergulir sesuai harapan. Bantuan harus disalurkan tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan serta aturan yang berlaku.

“Program seperti ini harus dipastikan betul tepat sasaran dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat secara maksimal. Penyalurannya harus merujuk pada aturan yang ada agar tidak ada masalah di kemudian hari,” kata Amin.

Untuk itu, ia mengapresiasi inisiatif SKPD terkait untuk menyelenggaraan workshop serupa. Terlebih dalam workshop itu juga dihadirkan langsung aparat penegak hukum dan kelompok penerima manfaat.

Melalui kesempatan itu, wagub menyampaikan harapannya agar workshop tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, karena para peserta yang hadir merupakan orang-orang pilihan yang dipercaya oleh pemerintah dalam mengembangkan amanah bantuan sosial yang didasari niat baik dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Drh Erwin Kusbianto., M.Si melaporkan, peserta workshop yang hadir berjumlah 350 orang.

Mereka terdiri dari 142 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari dua orang. Turut pula hadir sepuluh petugas teknis masing-masing kabupaten/kota, beberapa narasumber dari aparat penegak hukum, dan narasumber dari bidang kesehatan hewan.

“Workshop bertujuan antara lain untuk menjamin program bantuan sosial dan hibah barang sesuai aturan dan prosedur sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang menyebabkan kerugian negara,” kata Erwin.

Selain itu, workshop juga diadakan sebagai upaya mewujudkan tertib dan kelengkapan administrasi program bantuan sosial dan hibah sesuai ketentuan yang berlaku, serta meningkatkan kapasitas kelompok usaha serta menjamin proses pemasaran. (uki/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka