Ketik disini

Kriminal

MA Seleksi Sepuluh Calon Hakim Tipikor

Bagikan

MATARAM – Mahkamah Agung (MA) menyeleksi sepuluh calon hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Tinggi Mataram, kemarin (21/7). Peserta berasal dari Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketua panitia pelaksana daerah BW Charles Ndaumanu mengatakan untuk menjadi seorang hakim ad hoc tipikor MA melakukan seleksi cukup ketat. Dari puluhan orang yang mendaftar ada sepuluh orang yang lolos dalam tahap pertama.

a�?Kita lakukan tes wawancara pada tahap I,a�? jelasnya.

Seleksi ini dilakukan serentak di 16 pengadilan tinggi yang ada di seluruh Indonesia.

“Jadi untuk peserta asal Bali dan NTB, ujiannya dipusatkan di Pengadilan Tinggi Mataram,a�? ujarnya.

Dari seluruh calon hakim itu, dua diantaranya mengikuti seleksi hakim pengadilan tingkat pertama dan tujuh A�lainnya mengikuti seleksi hakim pengadilan tingkat banding.

Charles menjelaskan, pada tahap II ujian tulis ini digelar mulai pukul 07.30 WITA.

Sementara itu, pada substansi soal dilanjutkan dengan menyelesaikan kasus korupsi. Hal itu, untuk mengetahui sejauh mana tingkat intelektual pesertas sebagai seorang hakim tipikor.

a�?Kita analisa bagaimana cara mereka menghadapi kasus,a�? ucapnya.

Hasil dari seleksi tersebut akan dikirim langsung ke pusat disertai dengan berita acaranya. Peserta yang dinyatakan lulus, kemudian akan menjalani pendidikan dan pelatihan di Mahkamah Agung. a�?Kalau tidak lolos, berarti gugur,” kata Charles berseloroh.

a�?Pusat diklatnya akan dilaksanakan di Mega Mendung (Jawa Barat) seluruh peserta dari seluruh Indonesia yang dinyatakan lulus akan mengikuti diklat disana,” jelasnya.

Salah satu peserta, Lalu Abdullah usai mengikuti ujian tertulis mengaku ujian tersebut cukup menguras tenaga dan pikirannya. Namun demikian A�Kepala Desa Dasan Baru,A� Kediri, Lobar ini berharap hasil optimal.A� “Iya syukurnya sudah selesai. Semoga bisa lolos ke tahap selanjutnya,” pungkasnya.(arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka