Ketik disini

Pendidikan

MPLS Lobar Tanpa Kekerasan

Bagikan

GIRI MENANGA�– Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Dikbud) Lombok Barat (Lobar) mengklaim masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tanpa ada kekerasan. Materi MPLS disusun para guru, tidak melibatkan siswa senior maupun alumni.A�Pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah di Lobar mulai
dari tingkat SD hingga SMA sederajat dari hari pertama hingga terakhir berjalan lancar.

a�?Saya yakin berjalan lancar. Karena sudah ada aturan yang jelas. Biarkan anak-anak senang masuk sekolah tanpa ada kekerasan,a�?A� kata Kadis Dikbud Lobar HA� Ilham saat menggelar sidak MPLS di SMPN 2 Kuripan, kemarin (21/7).

Dari hasil sidak di sejumlah sekolah, kata Ilham, dinas tidak menemukan kekerasan atau perpeloncoan. Dengan adanya aturan yang jelas dan tegas dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 18 Tahun 2016 tentang pengenalan lingkungan sekolah (PLS), tidak ada lagi sekolah menafsirkan berbeda-beda mengenai pelaksanaan MPLS.

“Tahun lalu MPLS diserahkan kepada sekolah, sehingga sekolah bisa menafsirkan berbeda-beda,” ujarnya.

Ditambahkan, tahun ini dalam Permendikbud itu dirinci tupoksi yang jelas dalam MPLS. Hal yang dilarang dan boleh dikerjakan dijabarkan detal. Bahkam ada sanksi tegas diberikan.

“Ini memudahkan seluruh sekolah melaksanakan MPLS dengan baik. Yang paling penting, MPLS menjadi tanggung jawab guru,a�? tukasnya. (jay/r11)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka